Peran Tanggung Jawab terhadap Kesiapan Menikah pada Individu Dewasa Awal
Yemima Arum Widiasih, Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Kesiapan menikah adalah faktor krusial yang akan berdampak pada kehidupan pernikahan individu dewasa awal di masa depan. Tingkat tanggung jawab individu ikut berperan terhadap kesiapan menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana tanggung jawab berperan terhadap kesiapan menikah pada individu dewasa awal di Indonesia. Studi kuantitatif survei non-eksperimental ini melibatkan individu dewasa awal berusia 18-28 tahun (N = 130, M = 22) di Indonesia sebagai partisipan. Kuesioner daring yang berisi pengisian data demografi, pengukuran tingkat tanggung jawab dan kesiapan pernikahan disebar dengan metode purposive sampling untuk mengumpulkan data. Data tersebut lalu dianalisis dengan metode regresi linear sederhana menggunakan Jamovi 2.6.26 untuk menentukan peran tanggung jawab terhadap kesiapan pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab memiliki peran yang positif dan signifikan terhadap kesiapan menikah (? = 0,544; p < 0 xss=removed xss=removed> 0,005). Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan studi psikologi perkembangan sekaligus memberikan pengetahuan praktis pada upaya meningkatkan kesiapan pernikahan pada individu dewasa awal.
Marriage readiness is a crucial factor that will impact the future married life of young adults. The level of individual responsibility also plays a role in marriage readiness. This study aims to find out how responsibility plays a role in marriage readiness among young adults in Indonesia. This quantitative, non-experimental survey study involved young adults aged 18-28 years (N = 130, M = 22) in Indonesia as participants. An online questionnaire containing demographic data, measurement of responsibility levels and marriage readiness was distributed using a purposive sampling method to collect data. The data were then analyzed using a simple linear regression method using Jamovi 2.6.26 to determine the role of responsibility in marriage readiness. The results showed that responsibility has a positive and significant role in marriage readiness (? = 0,544; p < 0 xss=removed xss=removed> 0,005). This study contributes to the development of developmental psychology studies while providing practical knowledge on efforts to improve marriage readiness for young adults.
Kata Kunci : dewasa awal, kesiapan menikah, tanggung jawab.