Laporkan Masalah

Sistem Pengelolaan Sampah di TPST Kedungrandu Kabupaten Banyumas Ditinjau dari Perspektif Ekosentrisme

Daffa Ulaya Nashrulloh, Dr. Lailiy Muthmainnah, S.Fil., MA., Dr. Ridwan Ahmad Sukri, S.S., M. Hum.

2026 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Permasalahan sampah yang terjadi saat ini menyebabkan sampah tidak dapat dikelola dengan baik. Adanya Tempat Pengelolaan Sampah Terpau di Desa Kedungrandu, Kabupaten Banyumas dapat menjadi alternatif dalam menyelesaikan permasalahan sampah di wilayah tersebut. Penelitian ini mencoba untuk menganalisis sistem pengelolaan sampah di TPST Kedungrandu Kabupaten Banyumas menggunakan perspektif ekosentrisme. Ekosentrisme menekankan nilai intrinsik seluruh ekosistem, di mana lingkungan bukan sekadar alat untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia, melainkan suatu entitas hidup yang harus dijaga keseimbangannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif mengenai masalah yang bersifat aktual. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari hasil wawancara, observasi, serta didukung dengan studi Pustaka. Data pustaka telah disesuaikan dan diklasifikasi sebagai bahan tambahan referensi. Unsur-unsur metodis dalam penelitian ini meliputi reduksi data, refleksi kritis, analisis kritis, interpretasi, verstehen. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan, pertama yaitu sistem pengelolaan sampah yang ada di (TPST) Kedungrandu menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi permasalahan sampah seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat. Kedua, dalam perspektif ekosentrisme, sistem pengelolaan di TPST Kedungrandu telah mencerminkan prinsip penghormatan terhadap alam dengan meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Namun, masih diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah mandiri dan penguatan kapasitas sumber daya manusia agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

The current waste problem results in inadequate waste management. The establishment of an Integrated Waste anagement Facility in Kedungrandu Village, Banyumas Regency, could provide an alternative solution to the region's waste problem. This study attempts to analyze the waste management system at the Kedungrandu Landfill (TPST) in Banyumas Regency using an ecocentric perspective. Ecocentricity emphasizes the intrinsic value of the entire ecosystem, emphasizing that the environment is not merely a tool for fulfilling human needs, but rather a living entity that must be maintained in balance. This is a descriptive qualitative study addressing a current issue. The data used in this study are sourced from interviews and observations, supported by literature review. The literature has been adjusted and clarified as additional reference material. The methodological elements in this study include data reduction, critical reflection, critical analysis, interpretation, and verification. The results of this study can be concluded as follows: First, the waste management system at the Kedungrandu TPST is a strategic solution to address the waste problem in line with increasing population growth and community activities. Second, from an ecocentric perspective, the management system at the Kedungrandu Landfill reflects the principle of respect for nature by minimizing negative impacts on the ecosystem and optimizing the sustainable use of natural resources. However, increased public awareness of independent waste management and strengthening human resource capacity are still needed to ensure more effective and sustainable waste management.

Kata Kunci : Pengelolaan Sampah, TPST Kedungrandu, Kabupaten Banyumas, Pencemaran Lingkungan, dan Ekosentrisme

  1. S1-2026-482413-abstract.pdf  
  2. S1-2026-482413-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-482413-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-482413-title.pdf