Laporkan Masalah

SIFAT PULP SULFAT DAN KERTAS DARI DUA KLON Acacia hybrid (A. mangium × A. auriculiformis) DAN Acacia mangium PADA BERBAGAI VARIASI ALKALI AKTIF

Ahmad Zidan Juniardi, Prof. Dr. Ir. Ganis Lukmandaru, S. Hut., M.Agr., IPU.; Dr. Ir. Arif Nirsatmanto, M.Sc.

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Indonesia merupakan produsen pulp terbesar ke-8 dan kertas terbesar ke-6 di dunia. Acacia mangium telah lama digunakan sebagai bahan baku utama, namun tidak dapat tumbuh di lahan gambut sehingga diperlukan spesies alternatif. Acacia hybrid merupakan persilangan antara A. mangium dan A. auriculiformis. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas 2 klon Acacia hybrid dan A. mangium sebagai bahan baku pulp dan mengevaluasi pengaruh alkali aktif, klon, serta interaksi keduanya terhadap sifat pulp dan kertas yang dihasilkan.

Penelitian menggunakan 2 klon Acacia hybrid dan 1 A. mangium sebagai kontrol yang berasal dari Sungai Baung, Palembang. Penelitian menggunakan rancangan percobaan acak lengkap faktorial 3 × 3 dengan 2 individu sebagai ulangan. Faktor pertama adalah bahan baku yang terdiri dari 3 aras, yaitu klon Acacia hybrid AH 1491 JG, klon Acacia hybrid AH 1493 JG, dan A. mangium. Faktor kedua adalah konsentrasi alkali aktif yang terdiri dari 3 aras, yaitu 16%, 18%, dan 20%.

Faktor bahan baku berpengaruh signifikan terhadap bilangan kappa dan kecerahan. Faktor alkali aktif berpengaruh signifikan terhadap rendemen tersaring, reject, bilangan kappa, indeks sobek, dan kecerahan. Kedua klon Acacia hybrid tidak berbeda nyata pada setiap parameter serta menghasilkan kecerahan dan bilangan kappa yang lebih baik dibandingkan A. mangium. Terdapat interaksi pada parameter padatan total. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa konsentrasi alkali aktif 20% menghasilkan rendemen tersaring, bilangan kappa, dan indeks sobek yang lebih baik dibandingkan konsentrasi alkali aktif lainnya (52,53%, 19,84, dan 3,16 mN.m2/g). Kedua klon Acacia hybrid menghasilkan bilangan kappa dan kecerahan lebih baik dibandingkan A. mangium.


Kata Kunci: Acacia hybrid, alkali aktif, klon, rendemen, sifat fisik kertas

Indonesia is the world's 8th largest pulp producer and the 6th largest paper producer. Acacia mangium has long been used as the main raw material, but it cannot grow on peatlands, so an alternative species is needed. Acacia hybrid is a cross between A. mangium and A. auriculiformis. This study aims to compare the quality of two Acacia hybrid clones and A. mangium as raw materials for pulp and to evaluate the effect of active alkali, clone, and their interaction on the properties of the resulting pulp and paper.

The study used two Acacia hybrid clones and one A. mangium as a control, originating from Sungai Baung, Palembang. The research used a completely randomized factorial design 3 × 3 with two individuals as replications. The first factor was the raw material consisting of three levels, namely Acacia hybrid clone AH 1491 JG, Acacia hybrid clone AH 1493 JG, and A. mangium. The second factor was the concentration of active alkali consisting of three levels, namely 16%, 18%, and 20%.

The raw material factor had a significant effect on the kappa number and brightness. The active alkali factor had a significant effect on screened yield, reject, kappa number, tear index, and brightness. The two Acacia hybrid clones did not differ significantly in each parameter and produced better brightness and kappa number than A. mangium. There was an interaction on the total solids parameter. From this study, it was concluded that an active alkali concentration of 20% produced better screened yield,kappa number, and tear index than other active alkali concentrations (52.53%, 19.84, and 3.16 mN·m²/g). The two Acacia hybrid clones produced better kappa number and brightness compared to A. mangium.

Keywords: Acacia hybrid, active alkali, clone, yield, physical properties

Kata Kunci : Acacia hybrid, alkali aktif, klon, rendemen, sifat fisik kertas

  1. S1-2025-474653-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474653-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474653-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474653-title.pdf