Laporkan Masalah

Memahami Penggunaan Kekuasaan melalui Kerangka Tindakan Aktor dalam Pengelolaan Parkir di Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang

Keisha Aurellia El Sambodo, Kafa Abdallah Kafaa, S,Sos., M.A,

2026 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Kayutangan Heritage merupakan kawasan wisata budaya yang menjadi konsentrasi aktivitas perekonomian di Kota Malang. Popularitas kawasan ini mendorong peningkatan jumlah pengunjung. Di sisi lain, hal tersebut berpengaruh terhadap kepadatan lalu lintas yang tidak kondusif dan kebutuhan fasilitas parkir yang juga semakin meningkat. Beberapa tepi jalan dialigungsikan menjadi fasilitas parkir badan jalan (on-street parking). Padahal, kawasan Kayutangan Heritage terletak di sepanjang jalan arteri sekunder sehingga gangguan lalu lintas harus diminimalisir. Sistem pengelolaan parkir di kawasan Kayutangan Heritage menjadi cerminan dari sistem sosial dan relasi kuasa yang membentuk tindakan para aktor di dalamnya untuk memanifestasikan kepentingan pribadi. 

Melalui teori tindakan sosial Max Weber dan relasi kuasa Michel Foucault, penelitian ini berupaya untuk memahami pengalaman dan pemaknaan individu dalam menjalankan kegiatan pengelolaan parkir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan sumber data dari wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengalaman dan kepentingan pribadi yang membentuk sebuah tindakan melalui pembagian peran dalam sistem pengelolaan parkir. Tindakan rasional tersebut dihasilkan melalui relasi sosial yang menyoroti penggunaan kekuasaan yang bersifat halus dan saling menegosiasikan kepentingan masing-masing untuk diarahkan kepada tindakan aktor lain.

Kayutangan Heritage is a cultural tourism area that functions as a center of economic and social activity in Malang City. The rapid growth of visitors to this area is significantly related to traffic and limited parking capacity. To accommodate the increasing number of vehicles, the roadside has been converted into an on-street parking area. In fact, Kayutangan Heritage is located on the secondary arterial road, so such a traffic disruptions must be minimized. The parking management also reflects how social system and power relations involve that shape of action among the actors within to manifest their individual interests. 

Through Max Weber’s theory of social action and Michel Foucault’s concept of power relation, this study seeks to explore how individual experiences construct meaning within the parking management system. Using a descriptive qualitative approach by primary and secondary data sources through interviews, observation, documentation, and literature review. The result indicates that subjective experiences and interest construct a social action through the role distribution among the actors. Thus, social action is produced by social relation where power operates dynamically through everyday interactions rather than through explicit authority alone.

Kata Kunci : Tindakan Sosial, Relasi Kuasa, Sistem Pengelolaan Parkir

  1. S1-2026-477673-abstract.pdf  
  2. S1-2026-477673-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-477673-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-477673-title.pdf