Pengaruh Penambahan Selenium Pada Media Pengencer Komersial Terhadap Kualitas Spermatozoa Kambing Saanen Berbeda Umur
SOFIA MARIA SALVATORIS SIENA, Prof. Ir. Diah Tri Widayati, M.P., Ph.D., IPU. ASEAN Eng. ; Prof. Ir. Yustina Yuni Suranindyah, M.S., Ph.D., IPM.
2026 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan
Kambing Saanen merupakan kambing perah yang unggul dengan potensi produksi susu tinggi sehingga optimalisasi kinerja reproduksi, khususnya melalui inseminasi buatan (IB) menjadi sangat penting. Namun, proses pengolahan dan penyimpanan semen pada suhu dingin berpotensi menurunkan kualitas spermatozoa akibat peningkatan radikal bebas yang memicu stres oksidatif. Penggunaan media pengencer yang tepat serta penambahan antioksidan diperlukan untuk mempertahankan kualitas spermatozoa. Selenium merupakan antioksidan esensial yang berfungsi menjaga integritas membran sel dan melindungi spermatozoa dari kerusakan akibat oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan selenium pada media pengencer Komersial Andromed® terhadap kualitas spermatozoa kambing saanen berbeda umur. Semen kambing Saanen dari tiga kelompok umur berbeda (18, 36, dan 72 bulan) ditampung menggunakan vagina buatan satu kali setiap dua minggu selama tiga bulan. Selenium ditambahkan dalam pengencer Andromed® dengan konsentrasi; 0 ppm (P0), 1 ppm (P1), 5 ppm (P2), 10 ppm (P3) dan 25 ppm (P4). Data penelitian dianalisis menggunakan rancangan acak kelompok lengkap pola faktorial dengan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motilitas spermatozoa tertinggi secara signifikan (P<0>0,05) antar berbagai level selenium dan kelompok umur pejantan. Disimpulkan bahwa suplementasi selenium dalam pengencer komersial berpengaruh nyata terhadap kualitas spermatozoa kambing Saanen dengan level selenium 5 ppm terutama pada umur produktif 18-36 bulan.
Saanen goats are a superior dairy breed with high milk production potential, therefor, optimizing their reproductive performance, such as through artificial insemination (AI), is essential. However, semen processing and storage at low temperatures can reduce spermatozoa quality due to the increased production of free radicals that trigger oxidative stress. The use of appropriate semen extenders enriched with antioxidants is an important strategy to maintain sperm quality. Selenium is an essential antioxidant that helps maintain cell membrane integrity and protects spermatozoa from oxidative stress-induced damage. This study aimed to evaluate the effect of selenium supplementation in Andromed® commercial extender on the spermatozoa quality of Saanen goats of different ages. Semen from Saanen bucks in three age groups (18, 36, and 72 months) was collected using an artificial vagina once every two weeks over a three-month period. Selenium was added to the Andromed® extender at the following concentrations: 0 ppm (P0), 1 ppm (P1), 5 ppm (P2), 10 ppm (P3) and 25 ppm (P4). The data were analyzed using a factorial randomized complete block design with IBM SPSS 26.The results showed that the highest sperm motility (P<0>0.05) among the different selenium levels and age groups. In conclusion, selenium supplementation in commercial semen extender significantly affects the sperm quality of Saanen goats, with an optimal selenium level of 5 ppm, particulary in bucks o productive age (18-36 months).
Kata Kunci : Kambing Saanen, Kualitas Spermatozoa, Pengencer, Semen Cair, Umur ternak