Laporkan Masalah

Dinamika pembiayaan sektor lingkungan hidup antar kabupaten/kota di propinsi Jawa Tengah tahun 1998 - 2002

Lalu Abdi Wirastami, Dr. Muhammad Baiquni, M.A.

2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Permasalahan lingkungan global semakin meningkat dan memberikan dampak pada pembangunan berkelanjutan. Kebijakan otonomi daerah mendorong pemerintah daerah untuk lebih mandiri. Pelaksanaan pembangunan harus seiring dengan pencegahan dan pemeliharaan keberadaan lingkungan. Perlu adanya komitmen dari pemerintah daerah agar lingkungan hidup tetap terjaga. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui dinamika pembiayaan sektor lingkungan hidup, mengetahui pola variasi pembiayaan secara keruangan, dan mengetahui variabel-variabel yang berhubungan kuat dengan sektor lingkungan hidup. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengolahan data sekunder. Metode ini menggunakan analisis grafik yang digunakan untuk mengetahui dinamika pembiayaan sektor lingkungan hidup. Analisis Korelasi Product Moment Pearson untuk mengetahui variabel-variabel yang berhubungan dengan pembiayaan sektor lingkungan hidup. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan adanya peningkatan alokasi pembiayaan di sektor lingkungan hidup pada tahun 1998-2002. Pada proporsi yang diberikan tiap daerahnya berada pada kisaran 1-3% dari total APBD. Terdapat variasi alokasi pembiayaan sektor lingkungan hidup di Propinsi Jawa Tengah. Variabel yang memiliki hubungan secara nyata dengan pembiayaan sektor lingkungan hidup adalah jumlah penduduk. Variabel jumlah penduduk memiliki hubungan yang lemah terhadap pembiayaan sektor lingkungan hidup tetapi menunjukkan arah hubungan yang positif.

The complication of global environment is increasing and it can give side effect to the sustainability development. The territory autonomy policy pushed the local government to be independent. The realization of development should go along with the prevention of environment damaging and their maintenance. It needs commitment from the local government to make it preserves. The research aimed to know the dynamics of payment in environmental sector, to know the spasial patterns of payment and to know the statistical variables that have strong correlation to the environmental sector. The method used in this research is secondary data processing. This method used graphics analysis to know the dynamics of payment in environmental sector. The Product Moment Pearson correlation analysis used to get to know the statistical variables that correlated to the payment in environmental sector. The result of this research generally shown the increasing allocation of payment in environmental sector between 1998-2002. The proportion of each area gived between 1-3% from the APBD. There are some variation allocation of payment in environmental sector in Central Java. The statistical variable that has real correlation to the payment in environmental sector is the population. The population's variable has a weak conectivity to the payment of environmental sector but it shows a positive correlation.

Kata Kunci : Dinamika, pembiayaan, lingkungan hidup,Dynamics, Payment, Environmental

  1. S1-2009-175390-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-175390-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-175390-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-175390-Title.pdf