Media Massa dalam Mengungkap Policy Failures: Studi Kasus: Proses Formulasi Omnibus Law Cipta Kerja (Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja).
Widya Nur Utami, Yuli Isnadi, S.I.P., MPA.
2025 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)
Kajian kegagalan kebijakan (policy failure) kebanyakan berfokus pada kebijakan yang sudah diimplementasikan dan telah menunjukkan dampak bagi kelompok sasaran. Namun, di banyak kasus, kegagalan terjadi sejak kebijakan tersebut dirumuskan. Berdasarkan asumsi tersebut, penelitian ini akan mengkaji bagaimana media massa mengkonstruksi policy failure dalam proses formulasi Omnibus Law Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konten kualitatif dengan kerangka policy failure milik Allan McConnell. Penelitian ini menganalisis pemberitaan media Kompas dan Tempo tentang Omnibus law Cipta Kerja selama periode formulasi kebijakan, yaitu Oktober 2019 - Oktober 2020. Hasil kajian menunjukan kedua media massa secara konstruktif melihat omnibus law cipta kerja mengalami kegagalan pada ketiga dimensi kegagalan kebijakan, yaitu dimensi proses, program dan politik. Hal ini ditunjukan melalui pemberitaan yang dikeluarkan oleh Kompas dan Tempo. Meskipun kedua media memiliki pandangan berbeda dalam melihat proses formulasi omnibus law, dapat disimpulkan bahwa kedua media menangkap adanya kegagalan kebijakan yang bahkan terjadi jauh sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan.
Most studies on policy failure focus on policies that have been implemented and have shown an impact on target groups. However, in many cases, failures occur during the policy formulation stage. Based on this premise, this study examines how mass media constructs policy failure in the formulation process of the Omnibus Law on Job Creation. A qualitative content analysis approach is used, employing Allan McConnell's policy failure framework. The analysis focuses on Kompas and Tempo media reports about the Omnibus Law on Job Creation during the policy formulation period, from October 2019 to October 2020. The findings reveal that both mass media outlets view the Omnibus Law on Job Creation as a failure across all three dimensions of policy failure: process, program and politics. This is evident in the news coverage by Kompas and Tempo. Although the two media have different perspectives on the formulation process of the Omnibus Law, it can be concluded that both identify policy failures that occur even before the policy is implemented.
Kata Kunci : policy failure, formulasi kebijakan, media massa, omnibus law cipta kerja, analisis konten.