Laporkan Masalah

Knowledge, Attitudes, and Willingness to Accept Herpes Zoster Vaccination among the Adult Population in Sleman, Indonesia

Rheza Rahadian Darmadi, Dr. apt. Niken Nur Widyakusuma, M.Sc.; Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, M.Kes

2026 | Skripsi | FARMASI

Herpes zoster merupakan reaktivasi virus varicella-zoster yang dapat menyebabkan morbiditas signifikan pada orang dewasa, terutama pada populasi lanjut usia. Meskipun vaksin herpes zoster terbukti efektif, cakupannya masih rendah di banyak wilayah, termasuk Sleman, Indonesia. Memahami faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran, sikap, dan kesediaan untuk divaksinasi sangat penting untuk merancang strategi kesehatan masyarakat yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara karakteristik sosiademografis, pengetahuan, sikap, dan kesediaan menerima vaksin herpes zoster pada orang dewasa di Sleman.

Penelitian ini menggunakan desain survei potong lintang (cross-sectional) dengan melibatkan 107 orang dewasa yang belum menerima vaksin herpes zoster. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup informasi sosiademografis, pengetahuan mengenai herpes zoster dan vaksinnya, sikap terhadap vaksinasi, serta kesediaan untuk divaksinasi. Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan uji chi-square dan uji Fisher’s Exact diterapkan untuk menilai hubungan antara faktor sosiademografis, pengetahuan, sikap, dan kesediaan. Analisis lanjutan juga dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan sikap, serta pengaruh keduanya terhadap kesediaan divaksinasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pekerjaan, pengetahuan, dan sikap merupakan penentu utama kesediaan menerima vaksin herpes zoster. Tenaga kesehatan memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi (58,82%) dan sikap lebih positif (79,31%) dibandingkan non-tenaga kesehatan, yang menunjukkan pengetahuan lebih rendah (43,18%) dan sikap kurang positif (40,91%). Usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan penerimaan vaksin. Responden dengan pengetahuan baik dan sikap positif lebih bersedia divaksinasi (84,75?n 89,29%, berturut-turut). Temuan ini menekankan pentingnya edukasi kesehatan dan program peningkatan kesadaran yang ditargetkan, khususnya bagi populasi non-tenaga kesehatan, untuk meningkatkan cakupan vaksin. Intervensi terkoordinasi antara pembuat kebijakan, tenaga kesehatan, dan pendidik kesehatan masyarakat direkomendasikan guna mendukung pengambilan keputusan yang informasi, mengurangi keraguan vaksin, dan mendorong praktik pencegahan dalam komunitas.

Herpes zoster is a reactivation of the varicella-zoster virus that can cause significant morbidity among adults, particularly in aging populations. Despite the proven effectiveness of the herpes zoster vaccine, coverage remains low in many areas, including Sleman, Indonesia. Understanding the factors influencing awareness, attitudes, and willingness to vaccinate is essential for developing targeted public health strategies. This study aimed to examine the associations between sociodemographic characteristics, knowledge, attitudes, and willingness to accept the herpes zoster vaccine among adults in Sleman.
A cross-sectional survey was conducted involving 107 adults who had not previously received the herpes zoster vaccine. Data were collected using structured questionnaires covering sociodemographic information, knowledge of herpes zoster and its vaccine, attitudes toward vaccination, and willingness to vaccinate. Descriptive statistics were used to summarize the participants’ characteristics, while Chi-square Test and Fisher’s Exact Test were employed to assess the associations between sociodemographic factors, knowledge, attitudes, and willingness. Further analyses explored the relationship between knowledge and attitudes, as well as the influence of both factors on willingness to vaccinate.
Results indicated that occupational background, knowledge, and attitudes were key determinants of willingness to accept the herpes zoster vaccine. Healthcare workers had higher knowledge levels (58.82%) and more positive attitudes (79.31%) compared to non-health workers, who demonstrated lower knowledge (43.18%) and less favorable attitudes (40.91%). Age, gender, and educational level did not show significant associations with vaccine acceptance. Participants with good knowledge and positive attitudes were more willing to vaccinate (84.75% and 89.29%, respctively). These findings highlight the importance of health education and targeted awareness programs, particularly for non-health populations, to enhance vaccine uptake. Coordinated interventions involving policymakers, healthcare professionals, and public health educators are recommended to promote informed decision-making, reduce vaccine hesitancy, and support preventive health practices within the community.

Kata Kunci : herpes zoster, vaccination, knowledge, attitudes, willingness to accept

  1. S1-2026-496167-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496167-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496167-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496167-title.pdf