PERANCANGAN HORIZONTAL SUB-SURFACE CONSTRUCTED WETLAND DENGAN CANNA INDICA UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI KAMPUNG LEDHOK TIMOHO, KOTA YOGYAKARTA
Sidney Alvionita Saputra, Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc.. Ph.D. L
2026 | Skripsi | S1 TEKNIK INFRASTRUKTUR LINGKUNGAN
Perkembangan kawasan perkotaan meningkatkan volume
limbah domestik yang sering dibuang langsung ke sungai tanpa pengolahan,
seperti di Kampung Ledhok Timoho pada aliran Sungai Gajah Wong. Kondisi ini
mencemari air, merusak ekosistem, dan membahayakan kesehatan masyarakat. Salah
satu solusi yang sesuai untuk permukiman padat adalah constructed wetland,
teknologi pengolahan limbah yang hemat biaya, ramah lingkungan, dan minim
energi. Sistem ini memerlukan unit pendukung, antara lain bak pengendap awal,
Anaerobic Baffled Reactor (ABR), dan bak indikator, dengan tanaman Canna indica
yang membantu menyisihkan polutan sekaligus mempercantik area. Penelitian ini
bertujuan merancang dan menghitung dimensi unit Horizontal Subsurface Flow
Constructed Wetland (HSSF-CW) dengan tanaman Canna indica sesuai karakteristik
limbah domestik di Ledhok Timoho, menganalisis serta menyusun Rencana Anggaran
Biaya (RAB), dan memvalidasi Standar Operasional Prosedur (SOP) agar
pengelolaan dapat dilakukan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. Perancangan
dilakukan dengan pendekatan desentralisasi berbasis alam pada lahan kosong ±900
m². Sistem dirancang modular berbasis gravitasi, meliputi bak settler, ABR,
wetland dengan Canna indica, bak indikator, dan klorinasi opsional. Dimensi
tiap unit ditentukan melalui pedoman teknis dan dievaluasi terhadap baku mutu
Permen LHK No. 68/2016, dengan penyesuaian bila diperlukan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sistem HSSF-CW dengan Canna indica di Kampung Ledhok Timoho
efektif menurunkan BOD, COD, dan TSS sesuai baku mutu. Keberhasilan ini
didukung pemilihan tanaman yang tepat, desain teknis yang baik, serta integrasi
unit pengolahan. Teknologi ini terbukti efisien, ramah lingkungan, dan berbiaya
rendah, sekaligus menyediakan ruang hijau yang memperindah lingkungan. Model
ini dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung sanitasi berbasis
masyarakat yang berkelanjutan.
Urban development has increased the volume of domestic
wastewater, much of which is discharged directly into rivers without treatment,
as seen in Kampung Ledhok Timoho along the Gajah Wong River. This situation
pollutes water, damages ecosystems, and threatens public health. One suitable
solution for densely populated areas is a constructed wetland, an affordable,
eco-friendly, and low-energy wastewater treatment technology. The system
requires supporting units such as a settling tank, an Anaerobic Baffled Reactor
(ABR), and an indicator tank, with Canna indica plants that help remove
pollutants while enhancing the landscape. This study aims to design and
calculate the dimensions of a Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland
(HSSF-CW) with Canna indica based on the characteristics of domestic wastewater
in Ledhok Timoho, analyze and prepare a cost estimate (RAB) for its
construction, and validate Standard Operating Procedures (SOPs) so the system
can be managed independently and sustainably by the community. The design
applies a decentralized, nature-based approach on an unused plot of
approximately 900 m². The system is modular and gravity-driven, consisting of a
settler, ABR, wetland with Canna indica, indicator tank, and optional
chlorination. Unit dimensions were determined using technical guidelines and
evaluated against Indonesian wastewater quality standards (Permen LHK No.
68/2016), with adjustments made as needed. Results show that the HSSF-CW with
Canna indica in Kampung Ledhok Timoho effectively reduces BOD, COD, and TSS to
meet regulatory limits. Success is attributed to appropriate plant selection,
sound technical design, and integration of treatment units. This technology
proves efficient, environmentally friendly, and low-cost, while also providing
green space that improves local aesthetics. The model can be replicated in
other areas to support sustainable, community-based sanitation solutions.
Kata Kunci : Canna indica, constructed wetland, domestic wastewater