Laporkan Masalah

Pelaksanaan Pidana Pembinaan Bagi Anak yang Berkonflik dengan Hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Yogyakarta Dalam Perspektif Social Learning Theory

Ayyub Fajar Abdillah, Devita Kartika Putri, S.H., LL.M.

2026 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Yogyakarta ditinjau dalam perspektif Social Learning Theory serta prospek program pembinaan yang akan datang bagi anak yang berkonflik dengan hukum oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Yogyakarta agar dapat mencerminkan prinsip Social Learning Theory.

Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan responden dan narasumber serta data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif yang diuraikan secara deskriptif sehingga menghasilkan penarikan kesimpulan dengan penalaran deduktif yang mampu menjawab pokok permasalahan penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik 2 (dua) kesimpulan. Pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan telah mencerminkan pendekatan rehabilitatif melalui mekanisme observational learning dan differential reinforcement yang berlangsung dalam interaksi sosial antara anak binaan, petugas, dan keluarga. Sistem klasifikasi, program pembinaan, serta penerapan reward and punishment berperan dalam membentuk dan memperkuat perilaku positif anak meskipun masih dihadapkan pada hambatan internal dan eksternal. Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan rehabilitasi anak sangat ditentukan oleh keselarasan antara dasar normatif sistem peradilan pidana anak, kualitas pelaksanaan pembinaan, dan kesiapan lingkungan sosial. Diperlukan peningkatan kapasitas petugas, penyesuaian program pembinaan yang adaptif serta penguatan kolaborasi eksternal untuk menjamin keberlanjutan rehabilitasi dan reintegrasi sosial anak.

This legal research aims to examine the implementation of rehabilitation programs for children in conflict with the law at Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Yogyakarta from the perspective of Social Learning Theory, as well as to analyze the prospects of future rehabilitation programs to better reflect the principles of Social Learning Theory.

This study employs a normative-empirical legal research method with a descriptive approach. The data used consist of primary data obtained through interviews with respondents and key informants, as well as secondary data collected through literature review. The data were analyzed using qualitative methods and descriptively presented, leading to deductive reasoning in drawing conclusions that address the research problems.

Based on the findings, 2 (two) conclusions can be drawn. First, the implementation of rehabilitation reflects a rehabilitative approach through mechanisms of observational learning and differential reinforcement occurring within social interactions among juveniles, officers, and families. The classification system, rehabilitation programs, and the application of reward and punishment contribute to shaping and reinforcing positive behavior, despite the presence of internal and external constraints. Second, this research finds that the success of juvenile rehabilitation is largely determined by the alignment between the normative foundations of the juvenile criminal justice system, the quality of program implementation, and the readiness of the social environment. Therefore, enhancing officers’ capacity, adjusting adaptive rehabilitation programs, and strengthening external collaboration are necessary to ensure the sustainability of rehabilitation and the social reintegration of juveniles.

Kata Kunci : Anak yang Berkonflik dengan Hukum, Pelaksanaan Pidana Pembinaan, Social Learning Theory

  1. S1-2026-478942-abstract.pdf  
  2. S1-2026-478942-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-478942-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-478942-title.pdf