Analisis pengaruh perubahan harga minyak mentah terhadap return Bursa Efek Jakarta :: Periode pengamatan Des 2003-Nov 2004
SUMIRAT, Suryo, Prof.Dr. Jogiyanto Hartono, MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan harga minyak mentah terhadap return indeks saham BEJ, baik pada indeks saham gabungan maupun pada indeks saham individu perusahaan sektor migas, yaitu saham APEC, BUMI, dan MEDC. Untuk mengukur besar pengaruh harga minyak mentah tersebut, penelitian juga dilakukan pada indeks gabungan bursa saham beberapa negara Asia Tenggara, yaitu bursa saham Singapura, Manila, dan Bangkok. Diharapkan dengan hasil analisa tersebut dapat diketahui besar pengaruh harga minyak mentah terhadap indeks BEJ dibandingkan secara 2 arah dengan besar pengaruh pada indeks saham individu perusahaan migas dan pada indeks gabungan bursa saham Asia Tenggara. Metoda penelitian yang digunakan adalah dengan analisa regresi linier berganda dengan menggunakan nilai tukar kurs mata uang terhadap US Dollar sebagai variabel independen tambahan. Sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji asumsi klasik regresi linier yang meliputi uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji otokorelasi. Hasil dari regresi selanjutnya akan dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan F test untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara bersama-sama, dan t test untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara individu. Hasil pengujian F test menunjukkan bahwa variabel independen hanya berpengaruh secara signifikan pada 3 regresi, yaitu pada regresi indeks BEJ, regresi indeks Bangkok, dan regresi indeks Singapura. Sementara hasil pengujian t test menunjukkan bahwa variabel independen perubahan harga minyak mentah tidak berpengaruh secara signifikan pada seluruh regresi yang dilakukan. Dengan demikian, kesimpulan penelitian adalah perubahan harga minyak mentah tidak berpengaruh pada return indeks bursa saham BEJ, baik pada indeks saham gabungan maupun pada indeks saham individu, dan juga tidak berpengaruh pada indeks bursa saham Singapura, Manila, dan Bangkok.
This research has purpose to learn about the influence of oil price fluctuation to the stock index at BEJ, both for composite stock price index and individual stock index for oil gas sector’s companies, which are APEC, BUMI, and MEDC. To measure the size of the influence of oil price fluctuation, this research also conducted to several composite stock prices from South East Asia’s stock market, whish are Singapore, Manila, and Bangkok’s stock market. The method of this research used multiple linier regressions with the exchange rate differential against US Dollar as independent variable. Normality test and classic linier regression assumption test, including multicollinearity, heteroskedastisitas, and autocorrelation test has been made. Hypothesis test for the result of regression used F test and t test. The result of F test showed that independent variables only had influence significantly for composite stock price index at Jakarta, Bangkok, and Singapore. The result of t test showed that oil price fluctuation as independent variable didn’t has influence to all of regression analysis. The conclusion for this research are oil price fluctuation didn’t has influences for stock market return at BEJ, both for composite stock price index and individual stock index for oil gas sector’s companies, and also for stock market index at Singapore, Manila, and Bangkok.
Kata Kunci : Pasar Modal,Return,Harga Minyak, oil price, stock price return, currency return