Analisis Kinerja Mesin Tanam Bibit Padi Tipe Dorong berdasarkan Variasi Kerapatan Benih pada Sistem Persemaian Dapog
Muhammad Rizqi Saputra, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D.;Dr. Ir. Radi, S.T.P., M.Eng., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng.
2026 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN
Kinerja operasional mesin tanam bibit padi tipe dorong sangat dipengaruhi oleh kualitas fisiologis dan keseragaman bibit yang dihasilkan pada tahap persemaian. Berat benih per tray memiliki peran penting dalam menentukan kerapatan bibit, vigor, serta kekompakan mat semai yang berimplikasi langsung terhadap efisiensi penanaman dan kestabilan kerja mesin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi berat benih pada sistem semai dapog terhadap efisiensi penanaman mesin tanam bibit padi tipe dorong. Tiga perlakuan berat benih—130 g, 175 g, dan 220 g—diuji menggunakan analisis ANOVA satu arah untuk menilai apakah terdapat perbedaan signifikan dalam efisiensi penanaman, khususnya berdasarkan parameter waktu hilang selama operasi lapang. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antartingkat perlakuan, dengan uji statistik menegaskan bahwa berat benih berpengaruh nyata terhadap efisiensi penanaman (F = 7,04; P = 0,026 < 0 xss=removed>
The operational performance of rice transplanters is strongly influenced by the physiological quality and uniformity of seedlings prepared during the nursery phase. Seed weight per tray plays a critical role in determining seedling density, vigor, and mat compactness, factors that directly affect planting efficiency and mechanical planting stability. This study aimed to evaluate the effect of different seed weights in a dapog nursery system on the planting efficiency of a rice transplanter. Three seed-weight treatments—130 g, 175 g, and 220 g—were tested using a one-way ANOVA to determine whether variations in seed weight resulted in statistically significant differences in planting efficiency, particularly measured through time loss during field operations. The analysis revealed significant differences among treatments, with the statistical test indicating that seed weight had a significant effect on planting efficiency (F = 7.04; P = 0.026 < 0 xss=removed>
Kata Kunci : Kerapatan benih, Efisiensi Penanaman, Mesin Tanam Bibit Padi Tipe Dorong, Sistem Semai Dapog, Mekanisasi Pertanian