Laporkan Masalah

Hubungan kemampuan pendapatan daerah terhadap dinamika kesejahteraan masyarakat kabupaten/kota era otonomi daerah di provinsi Jawa Tengah

Moehammad Haikal Hannad, Dr. Djarot Sadharto Widyatmoko, M.Sc.

2026 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pembangunan pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 mendasari salah satu tujuan pelaksanaan otonomi daerah, yaitu meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengetahui variasi (keruangan) kemampuan pendapatan daerah dan dinamika kesejahteraan masyarakat di daerah penelitian, (2) mengetahui hubungan kemampuan pendapatan daerah dengan dinamika kesejahteraan masyarakat di daerah penelitian, dan (3) memberikan arahan kebijakan yang dapat dikembangkan dari hasil analisis kemampuan pendapatan daerah di daerah penelitan, khusus berkaitan dengan (dinamika) kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-analitif, bersifat kuantitatif dan berbasis pada analisis data sekunder. Lingkup daerah meliputi 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Variabel dinamika kesejahteraan masyarakat meliputi pertumbuhan ekonomi daerah, PDRB per kapita dan indeks pembangunan manusia. Kemudian variabel kemampuan pendapatan daerah meliputi pendapatan daerah. Dianalisis dengan indeks komposit dengan bantuan Ms. Excel. Sedangkan analisis spasial atau pemetaan dengan Arc View. Hasil dari penelitian adalah: (1) nilai kemampuan pendapatan daerah bervariasi, namun kebijakan otonomi daerah memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan kemandirian daerah, (2) kemampuan pendapatan daerah juga berpengaruh terhadap perkembangan tingkat kesejahteraan masyarakat, dan (3) faktor utama untuk peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat antara lain yaitu faktor pendidikan, faktor kesehatan dan faktor kemampuan ekonomi masyarakat

The development aims to increase society prosperous, basicly. UU No. 32 Tahun 2004 based one of regional autonomy aim, are increase services and society prosperous better. The aims of this research are (1) to find out the variation (spatial) acquired regional prosperity and society prosperous dynamical of regional research, (2) to find out the relation between acquired regional prosperity and and society prosperous dynamical of regional research, and (3) to give propriate policy which can be developt from analysis result of acquired regional prosperity performancy in regional research, especially dealing with society prosperous dynamical. This research uses descriptive-analysis method, quantitatively, and based on secondary data. Regioanal research include 35 regency/city in Province of Central Java. Society prosperity dynamical variable include economic development regional, PDRB per capita, and human growth index. Acquired regional prosperity include regional earnings. Data is analyzed by composite index using by Microsoft Excel, spatial analysis or mapping using ArcView. The result research shows that, (1) the acquired regional prosperity is vary, but the policy has a positive influence to increase regional self sufficiency, (2) acquired regional prosperity also influence on society prosperous level development, and (3) important factor to increase society prosperous floor between education factor, healthy factor, and economic society prosperity.

Kata Kunci : otonomi daerah, kemampuan pendapatan daerah, kesejahteraan masyarakat,regional autonomy, acquired regional prosperity, society prosperous

  1. S1-2008-178403-Abstract.pdf  
  2. S1-2008-178403-Bibliography.pdf  
  3. S1-2008-178403-TableofContent.pdf  
  4. S1-2008-178403-Title.pdf