Laporkan Masalah

Potensi Peptida Bioaktif Hidrolisat Kolagen Kulit Kambing Kacang Melalui Simulasi GID Sebagai Agen Penghambat Angiotensin Converting Enzyme

SHOFA FACHRINA, Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM. ; Dr. Ir. Mohammad Zainal Abidin, S.Pt., M.Biotech., IPM.

2026 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan

Kolagen merupakan protein utama yang diperoleh dari kulit dan hidrolisis kolagen kulit kambing akan menghasilkan oligopeptida yang mempunyai potensi sebagai bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi peptida bioaktif kolagen berbahan baku kulit kambing kacang melalui metode ekstraksi asam dengan pretreatment larutan alkali dan hidrolisis simulasi gastrointestinal digestion enzyme (GID). Rancangan percobaan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan variasi waktu pretreatment larutan NaOH 0,1 M selama 0, 24, dan 48 jam, dilanjutkan ekstraksi menggunakan asam asetat 0,5 M dengan lama waktu 24, 48, dan 72 jam. Data yang diperoleh dilakukan analisis secara statistik menggunakan Two-Way Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan isolasi kolagen paling optimal pada perlakuan perendaman NaOH selama 48 jam dan perendaman asam asetat selama 72 jam. Hasil tersebut didasarkan pada variabel yang diuji meliputi rendemen kasar, konsentrasi protein, analisis stabilitas termal dengan Differential Scanning Calorimetry (DSC), analisis gugus fungsi Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan berat molekul dengan Sodium Dodecyl Sulphate Polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS-PAGE). Hidrolisat kolagen paling optimal melalui hidrolisis simulasi GID menghasilkan derajat hidrolisis sebesar 25,28?ngan berat molekul 11,1 kDa. Kemampuan paling baik dalam penghambatan Angiotensin Converting Enzyme hidrolisat kolagen pada fraksi <3>in vitro dan in vivo yang lebih detail.  

Collagen is the main protein obtained from the skin and hydrolysis of goat skin collagen will produce oligopeptides that have potential as bioactives. This study aims to determine the potential of bioactive peptides obtained from collagen hydrolysate made from kacang goat skin through acid extraction method with alkaline solution pretreatment and gastrointestinal digestion enzyme (GID) simulation hydrolysis. The experiment was arranged in a factorial Completely Randomized Design, with pretreatment times using NaOH 0,1 M solution of 0, 24, and 48 hours, followed by extraction using acetic acid 0,5 M for 24, 48, and 72 hours. The data obtained were statistically analyzed by  Two-Way Analysis of Variance (ANOVA). The results showed that the most optimal collagen isolation was achieved with NaOH immersion for 48 hours followed by acetic acid immersion for 72 hours. These result were based on the evaluated variables, which included crude yield, protein concentration, thermal stability analysis using Differential Scanning Calorimetry (DSC), functional group analysis using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), and molecular weight determination using Sodium Dodecyl Sulphate Polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS-PAGE). The most optimal collagen hydrolysate obtained through simulated gastrointestinal digestion (GID) hydrolysis exhibited a degree of hydrolysis of 25,28% with a molecular weight of 11,1 kDa. The highest Angiotensin Converting Enzyme (ACE) inhibitory activity of the collagen hydrolysate was observed in the <3>

Kata Kunci : Kolagen, Kulit kambing kacang, Hidrolisis, Angiotensin Converting Enzyme inhibitor / Collagen, Kacang goat skin, Hydrolysis, Angiotensin Converting Enzyme

  1. S2-2026-530900-abstract.pdf  
  2. S2-2026-530900-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-530900-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-530900-title.pdf