Laporkan Masalah

Optimasi Proses Deburring dengan Mesin CNC untuk Menurunkan Waktu Produksi

Kayla Kamila Ahmad, Dr. Handoko S.T.,M.T.

2026 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA MESIN

Sebuah perusahaan manufaktur di Jawa Barat menghadapi masalah besar pada proses deburring yang masih dilakukan secara manual oleh tenaga kerja manusia. Proses ini menimbulkan pemborosan waktu yang cukup tinggi. Oleh karena itu, perusahaan perlu segera menerapkan solusi otomatisasi untuk menghindari ketergantungan pada tenaga kerja manual dalam proses deburring. Proses deburring manual ini menyumbang 38,61?ri total waktu kerja operator, menjadikannya hambatan utama dalam efisiensi produksi unit TGC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan deburring menggunakan mesin Computer Numerical Control (CNC) terhadap penurunan waktu siklus (cycle time), serta mengukur dampak finansialnya terhadap biaya tenaga kerja, biaya utilitas dan pemasukan produksi harian. Metode yang digunakan adalah implementasi teknik lean manufacturing melalui otomasi dengan mengembangkan dan mengintegrasikan kode program CNC baru serta toolbrush ke dalam mesin produksi, diikuti dengan pengujian dan analisis perbandingan data pra- dan pasca-implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun waktu pemesinan (machining time) bertambah 45 detik, total waktu siklus produksi per unit menurun signifikan sebesar 116 detik (dari 1.926 detik menjadi 1.810 detik) akibat penghilangan proses manual 161 detik. Pengurangan cycle time ini meningkatkan kapasitas produksi harian dari 30 unit menjadi 32 unit, yang berujung pada peningkatan pendapatan harian dari produksi sebesar Rp4.968.180, meskipun terdapat kenaikan biaya utilitas harian sebesar Rp5.488. Kesimpulannya, optimasi proses deburring dengan mesin CNC terbukti efektif secara signifikan menurunkan cycle time dan menghasilkan keuntungan finansial yang besar melalui peningkatan volume produksi.

A manufacturing firm in West Java was confronted with a major production bottleneck stemming from its reliance on a manual deburring process, which consumed a disproportionate 38.61% of total operator working time and generated high time wastage, critically impeding the efficiency of TGC unit production. To address this, the company urgently pursued an automation solution. This study, therefore, aimed to analyze the implementation of Computer Numerical Control (CNC) machine-based deburring automation on the reduction of the unit’s production cycle time and to assess the subsequent financial impact on labor, utility costs, and daily revenue. Employing a lean manufacturing approach, the methodology involved developing and integrating a new CNC program and tool-brush, followed by a comparative analysis of pre- and post-implementation data. The key findings indicate that, despite a 45-second increase in machining time, the complete elimination of the 161-second manual process resulted in a significant net reduction in the total production cycle time by 116 seconds (from 1,926 seconds to 1,810 seconds). This efficiency gains successfully elevated the daily production capacity from 30 to 32 units, translating to a substantial increase in net daily revenue of Rp4,968,180, notwithstanding a marginal increase in daily utility costs. In summary, the optimization of the deburring process through CNC automation proved to be a highly effective strategy for cycle time reduction and the delivery of significant financial returns via increased production volume.

Kata Kunci : deburring, CNC, cycle time, production efficiency

  1. D4-2026-476878-abstract.pdf  
  2. D4-2026-476878-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-476878-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-476878-title.pdf