Laporkan Masalah

PERANCANGAN SISTEM PENDINGINAN BRINE PADA SISTEM PLTP (STUDI KASUS : SISTEM PRODUKSI PAD#7 PLTP PT. GEODIPA ENERGI DIENG, JAWA TENGAH)

Francisca Dwi Listyabingsih, Ir. Fauzun, S.T. M.T.,, Ph.D., IPM., ASEAN.Eng

2013 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, taraf hidup masyarakat, dan pembangunan menuntut kebutuhan manusia akan adanya energi juga semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu sumber energi yang selalu dipakai saat ini adalah minyak bumi. Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya yang tidak dapat diperbarui, dimana persediaanya semakin lama semakin berkurang. Hal ini tentu menuntut ditemukannya sumber energi baru yang dapat diperbarui dan lebih ramah lingkungan. Salah satu solusi sumber energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan adalah geothermal. Dalam proses pemanfaatan energi panas bumi, terdapat beberapa kendala dalam reinjection system. Salah satu kendala terbesar adalah permasalahan scale silika yang terjadi seiring dengan penurunan temperatur pada pipa jalur reinjeksi. Pemakaian pond (balong) sebagai salah satu media penampung dan pendingin dari brine dirasa masih belum cukup, karena masih timbulnya scale di pipa jalur reinjeksi. Menggunakan alat pendingin untuk menurunkan temperatur brine merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Penggunaan cooling tower dengan media pendingin berupa udara yang digerakkan dengan fan dapat menurunkan temperatur dengan cepat dan mendekati temperatur lingkungan. Proses ini diharapkan agar selama brine dialirkan dalam pipa jalur reinjeksi tidak terjadi lagi transfer panas, sehingga scale dapat dikurangi. Proses awal dari perancangan cooling tower adalah dengan melakukan studi pustaka dan studi kasus di Pad#7 PLTP PT. Geodipa Energi Dieng. Pengambilan data perancangan juga dilakukan di tempat tersebut. Digunakan software pipephase untuk melakukan pengecekan bahwa tekanan yang keluar dari silencer (tanpa rock muffler) dapat digunakan untuk mendorong brine masuk ke dalam cooling tower. Berdasarkan perhitungan dan analisa data, maka diperoleh desain cooling tower tipe counterflow induced draft dengan packing tipe splash konfigurasi dek G. Cooling tower ini memiliki dimensi 3,68 m x 2,74 m x 9,5 m, dengan penggerak udara berupa fan 6 blade yang digerakkan menggunakan motor AC dengan daya 25 hp.

Kata Kunci : geothermal, reinjection system, brine, scale, cooling tower.

  1. S1-FTK-2013-Francisca_Dwi_Listyabingsih-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2013-Francisca_Dwi_Listyabingsih-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2013-Francisca_Dwi_Listyabingsih-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2013-Francisca_Dwi_Listyabingsih-title.pdf