Penerapan Metode Analytic Network Process dalam Analisis Prioritas Penanganan Risiko di PT. Dagsap Endura Eatore Bantul
Ardhya Hayu Sasitanaya, Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P. ; Ir. Pujo Saroyo, M.Eng.Sc.
2026 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
PT. Dagsap Endura Eatore Bantul merupakan industri pengolahan daging cepat saji dengan produk berupa nugget dan sosis. Proses pengadaan bahan baku di PT. Dagsap Bantul berisiko menghadapi ketidakpastian pengiriman barang dari pemasok akibat mekanisme pengiriman bahan baku menggunakan armada dari pemasok. Risiko pengadaan dan penerimaan bahan baku yang teridentifikasi mencakup fluktuasi harga, forecast target penjualan melebihi produksi aktual, kedatangan bahan baku tidak sesuai jadwal, kuantitas barang datang tidak sesuai, kuantitas pemesanan bahan baku tidak mencukupi kebutuhan produksi, dan bahan baku tidak lolos quality control saat diterima. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang berpotensi menjadi risiko negatif pada aktivitas pengadaan bahan baku, melakukan penilaian tingkat prioritas risiko dengan menerapkan metode Analytic Network Process, dan memberikan rekomendasi mitigasi pada faktor risiko prioritas. Penelitian ini menggunakan metode deep interview berbasis penilaian Analytic Network Process (ANP) dengan responden para risk owner yang bertanggungjawab pada kegiatan pengadaan bahan baku di PT. Dagsap Bantul. Perhitungan metode ANP menghasilkan dua risiko prioritas yaitu kualitas bahan baku yang diterima tidak memenuhi standar dan kuantitas barang yang diterima tidak sesuai dengan bobot 0,10. Strategi mitigasi risiko yang dapat dilakukan perusahaan antara lain secara internal meningkatkan kinerja operasional penerimaan bahan baku dan secara eksternal dengan memperketat sistem evaluasi pemasok.
PT.Dagsap Endura Eatore Bantul is a meat processing industry which produce ready to eat products such as chicken nuggets and sausages. Procurement process in PT.Dagsap Bantul is at risk of material shipment uncertainties from their suppliers due to shipping mechanism of their suppliers’ trucking service. Identified material procurement and shipment risks are price fluctuations, sales forecast exceeding actual production rate, unpunctual material shipment arrival, unfulfilled material order quantities, insufficient material order quantities for production, and rejected incoming material due to defect. This research aims to identify potential negative risks in material procurement activity, conduct risk priority assessment by applying Analytic Network Process (ANP) method, and give mitigation recommendation for identified priority risk. Research data was obtained with deep interview method based on ANP scale with the risk owners in charge of material procurement in PT.Dagsap Bantul as respondents. ANP calculation resulted in two priority risks weighted 0,10; rejected incoming material due to defect and unfulfilled material order quantities. Risk mitigation strategies including increasing operational performance in incoming material treatment and increasing supplier evaluation standards.
Kata Kunci : mitigasi risiko, risiko prioritas, kualitas bahan baku, kuantitas bahan baku, Analytic Network Process