PENERAPAN ASAS IKTIKAD BAIK DALAM PERJANJIAN PENEMPATAN DANA DEPOSITO DAN PENGARUHNYA DALAM PUTUSAN PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM YANG TIMBUL DARI HUBUNGAN KONTRAKTUAL (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1486 K/PDT/2023)
Helsa Yohana Marela Graceyela, Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum.
2026 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan asas iktikad baik dalam pelaksanaan perjanjian penempatan dana deposito antara PT Bank Danamon Indonesia dan PT Bidakara Taruma Sakti berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1486 K/Pdt/2023. Penulisan hukum ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh doktrin asas iktikad baik dalam putusan perkara perbuatan melawan hukum yang timbul dari hubungan kontraktual berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1486 K/Pdt/2023.
Penulisan ini merupakan penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif. Penulisan ini dilakukan melalui penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder atas berbagai bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan alat berupa studi dokumen. Penelitian ini juga didukung dengan wawancara terhadap narasumber dengan mengikuti pedoman wawancara untuk memperkuat data sekunder. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa PT Bidakara Taruma Sakti dan PT Bank Danamon Indonesia sebagai para pihak telah menerapkan asas iktikad baik subjektif dan objektif dalam pelaksanaan perjanjian penempatan dana deposito karena tidak mengetahui permufakatan jahat karyawan-karyawannya dan bertindak secara patut dan wajar dengan tidak menutupi kesalahan karyawan serta fakta yang terjadi. Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa doktrin asas iktikad baik dalam perkara perbuatan melawan hukum yang timbul dari hubungan kontraktual berpengaruh nyata terhadap identifikasi pihak yang bertanggung jawab, penentuan ganti rugi, dan keadilan substantif bagi pihak beriktikad baik.
This legal writing aims to identify and analyze the application of the principle of good faith in the implementation of the deposit placement agreement between PT Bank Danamon Indonesia and PT Bidakara Taruma Sakti based on Supreme Court Decision Number 1486 K/Pdt/2023 This legal writing also aims to identify and analyze the influence of the doctrine of the principle of good faith in decisions on unlawful acts arising from contractual relationships based on Supreme Court Decision Number 1486 K/Pdt/2023.
This writing constitutes normative juridical research of a descriptive nature. This writing is conducted through library research to obtain secondary data from various primary, secondary, and tertiary legal materials using document studies as the research instrument. This research is also supported by interviews with resource persons following interview guidelines to strengthen the secondary data. The research results are analyzed qualitatively and presented descriptively.
The results of the research conclude that PT Bidakara Taruma Sakti and PT Bank Danamon Indonesia as the parties have applied the principle of subjective and objective good faith in the implementation of the deposit placement agreement because they were not aware of the malicious collusion of their employees and acted properly and reasonably by not concealing the employees’ misconduct and the facts that occurred. The results of the research also conclude that the doctrine of the principle of good faith in cases of unlawful acts arising from contractual relationships has a real influence on the identification of the parties responsible, the determination of compensation, and substantive justice for parties acting in good faith.
Kata Kunci : Iktikad Baik, Deposito, Pertimbangan Hakim, Perbuatan Melawan Hukum, Hubungan Kontraktual