PENERAPAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) TERHADAP TRANSFER PEMAIN SEPAK BOLA DI INDONESIA DITINJAU DARI ASAS KEPASTIAN HUKUM
Aditya Gilang Permana, Florencia Irena Gunawan, SH., LL.M. (Adv.)
2026 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa asas kepastian hukum dalam kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap transfer pemain sepak bola di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara serta studi dokumen dan literatur. Keseluruhan data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif.
Industri sepak bola di Indonesia mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir sehingga berpotensi untuk menjadi sumber penerimaan negara melalui pajak. Salah satu objek pajak yang dapat dipungut dalam industri sepak bola adalah PPN terhadap transfer pemain. Namun, sampai saat ini belum ada regulasi yang secara tegas mengatur pengenaan PPN terhadap transfer pemain. Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan apakah peraturan yang sudah diterapkan memenuhi asas kepastian hukum atau tidak. Di dalam penelitian ini ditemukan bahwa transfer pemain sepak bola di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait dengan keterbatasan transparansi keuangan klub serta fakta bahwa sebagian besar perpindahan pemainterjadi melalui skema free transfer. Kondisi ini menyebabkan tidak adanya data konkret menegnai pemungutan PPN terhadap transfer pamain. Meski dalam pelaksanaaannya menemukan sejumlah kendala, secara normatif pemungutan PPN terhadap transfer pemain sepak bola di Indonesia pada dasarnya telah memiliki kepastian hukum karena terpenuhinya taxable event, taxable object, dan taxable person. Untuk meningkatkan kejelasan serta kepatuhan pajak berkaitan dengan transfer pemain sepak bola di Indonesia, diperlukan berbagai upaya mulai dari kerjasama antarlembaga, keterbukaan informasi, serta pembaharuan regulasi.
This research aims to examine and analyze the principle of legal certainty in the application of Value Added Tax (VAT) to football player transfers in Indonesia. The research employs a normative legal method. Data were obtained through interviews as well as document and literature studies. All collected data were then qualitatively analyzed and presented descriptively.
The football industry in Indonesia has experienced significant growth in recent years, creating potential as a source of state revenue through taxation. One of the tax objects that may arise within this industry is VAT on player transfers. However, to date, there is no specific regulation that clearly governs the imposition of VAT on such transactions. This lack of clarity raises questions regarding whether the existing regulatory framework fulfills the principle of legal certainty. This research finds that the implementation of VAT on player transfers in Indonesia faces several challenges, particularly due to limited financial transparency among football clubs and the fact that most player movements occur through free transfer schemes. These conditions result in the absence of concrete data on VAT collection for player transfer transactions. Despite these practical challenges, the research concludes that, from a normative perspective, the imposition of VAT on player transfers in Indonesia essentially fulfills the requirements of a taxable event, taxable object, and taxable person. To enhance clarity and tax compliance related to football player transfers in Indonesia, various measures are required, ranging from inter-agency cooperation and information transparency to regulatory updates.
Kata Kunci : sepak bola, transfer pemain, pajak pertambahan nilai, ppn, kepastian hukum