Korelasi Kualitas Hubungan Saudara Kandung dan Kecerdasan Emosional Remaja
Rahmadhani Nurlia Novitasari, Dr. Wenny Artanty Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes. ; Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S., D.S.
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Remaja mengalami perubahan fisik, kognitif, emosional dan sosial yang dapat menimbulkan emosi positif dan negatif, sehingga remaja lebih sensitif dan tidak stabil. Seiring dengan permasalahan emosional yang dialami, remaja juga memiliki tugas perkembangan yang harus dicapai, termasuk di dalamnya adalah kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional terbentuk melalui proses interaksi sosial. Interaksi sosial pada remaja, salah satunya terjadi melalui hubungan dengan saudara kandung.
Tujuan Penelitian: Mengetahui korelasi antara kualitas hubungan saudara kandung dan kecerdasan emosional remaja
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional non-eksperimental bersifat korelasional. Penelitian ini melibatkan 179 responden dari 4 SMP di Kota Yogyakarta dengan teknik purposive sampling yang dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025. Pengambilan data dilakukan dengan Kuesioner Kualitas Hubungan Saudara Kandung dan Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Adolescent Short Forms (TEIQue-ASF). Uji analisis menggunakan Spearman Correlation.
Hasil: Nilai rata-rata kualitas hubungan saudara kandung pada remaja yaitu 61,72. Nilai median kecerdasan emosional pada remaja yaitu 131. Uji analisis menghasilkan p-value sebesar 0,000 (p<0>
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hubungan dengan saudara kandung yang positif, berperan terhadap perkembangan kecerdasan emosional remaja. Oleh karena itu, dengan disertai dukungan orang tua dalam menciptakan, diharapkan dapat membangun interaksi yang terbuka dan saling menghargai dengan saudara kandung. Penelitian mendatang disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain seperti pola asuh, latar budaya, serta kondisi sosial ekonomi keluarga untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh terkait faktor-faktor yang memengaruhi hubungan saudara kandung dan kecerdasan emosional pada remaja.
Background: During adolescence, individuals experience significant physical, cognitive, emotional, and social transformations that lead to a wide range of emotions. Alongside these emotional challenges, adolescents are required to accomplish various developmental tasks, one of which involves the development of emotional intelligence. Emotional intelligence is shaped through ongoing social interactions, particularly through relationships with siblings.
Objective: This study aims to analyze the association between sibling relationship quality and emotional intelligence among adolescents.
Method: A quantitative, non-experimental, cross-sectional correlational design was applied in this study. The study involved 179 participants from 4 junior high schools in Yogyakarta, selected through purposive sampling. Data collection was conducted from July to August 2025 using the Kuesioner Kualitas Hubungan Saudara Kandung (sibling relationship questionnaire) and the Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Adolescent Short Forms (TEIQue-ASF). The association between the variables was examined using Spearman’s correlation test.
Result: The average score for sibling relationship quality among adolescents was 61,72, and the median score of emotional intelligence was 131. Spearman’s correlation test analysis indicated a significant positive relationship between the two variables (r=0,309; p<0>
Conclusion: This study indicates that positive sibling relationship contributes to the development of adolescents’ emotional intelligence. Therefore, with parental support in fostering a warm family environment, adolescents are expected to build open and mutually respectful interactions with their siblings. Future studies are encouraged to consider other variables, including parenting styles, cultural background, and family socioeconomic conditions, to obtain a broader overview of factors influencing sibling relationships and emotional intelligence in adolescents.
Kata Kunci : Hubungan Saudara Kandung, Kecerdasan Emosional, Remaja