Hubungan tingkat kunjungan wisata dan keberadaan bandar udara Selaparang di daerah tujuan wisata pulau Lombok
Muh. Fadlullah A.R., Drs. R. Rijanta, M.Sc.; Drs. Risyanto, M.S.
2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian tentang hubungan tingkat kunjungan wisata dan keberadaan. Bandar udara Selaparang Mataram ini dilakukan di daerah tujuan wisata pulau Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat kunjungan wisata terhadap kondisi angkutan udara di Bandar udara Selaparang serta mengkaji hubungan sebaran kunjungan wisata dan keberadaan angkutan udara terhadap kondisi sektor pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder secara kuantitatif dengan mengacu pada pola hubungan timbal balik antara variabel bebas/pengaruh (Independent Variabel) terhadap variabel tak bebas/terpengaruh (Dependent Variabel). Analisa data kuantitatif dilakukan dengan menganalisa distribusi dan selisih data selama periode tahun 1997-2002. Grafik hubungan antar variabel digunakan untuk mempresentasikan secara visual hasil analisis data sehingga membentuk suatu pola yang menggambarkan hubungan antara variabel bebas/pengaruh (Independent Variabel) dengan variabel tak bebas/terpengaruh (Dependent Variabel). Dari penelitian ini diketahui bahwa dinamika kunjungan wisata selama tahun 1997-2002 mempengaruhi kondisi penggunaan angkutan udara olch wisatawan di daerah penelitian. Tingkat penggunaan angkutan udara untuk kunjungan wisata di daerah penelitian masih kecil yaitu hanya sebesar 21,67% sedangkan sisanya merupakan wisatawan yang masuk melalui angkutan laut maupun melalui transportasi darat. Hal ini menyebabkan kecilnya distribusi penggunaan angkutan udara oleh sektor pariwisata dimana diketahui 15,07% dari total lalu-lintas penumpang di Bandar udara Selaparang adalah wisatawan dan 84.93% merupakan penggunaan angkutan udara untuk non wisata. Selain itu diketahui juga bahwa sebaran obyek wisata, sebaran sarana penunjang wisata dan sebaran kunjungan wisata cenderung terkosentrasi pada daerah dengan akses terdekat dengan jaringan transportasi udara. Hal ini memberikan dampak positif terhadap kondisi sektor pariwisata lainnya seperti serapan tenaga kerja, nilai tambah devisa dan pendapatan per kapita masyarakat. Dalam penelitian ini daerah tujuan wisata Lombok Barat merupakan daerah dengan konsentrasi wisatawan mancanegara terbesar dan kota Mataram merupakan daerah dengan konsentrasi wisatawan nusantara terbesar di daerah penelitian. Hal ini menunjukan hubungan timbal-balik saling mempengaruhi antara tingkat kunjungan wisata dan keberadaan Bandar udara Selaparang di daerah penelitian.
Air transportation is an important factor for development of economic sector in some areas. This research was focused to the relation of tourism activities and existence of Selaparang Mataram Airport for Lombok Island as a tourism object. The objectives of this research are (1) to know the relation of tourists visitation and condition of Selaparang Airport and also (2) to know the influence of tourism activities distribution and exixtence of Selaparang Mataram Airport to the condition of tourism sector. A quantitative analysis of secondary data was applied in this research. The analysis processes consider the two-direction relationship pattern between independent and dependent variables. The quantitative data analysis was conducted by analyzing the distribution and differences of data during 1997-2002. Graphic visualization of dependent and independent variables describe the relation of those things as a result of data analysis. The yield of this research shown that the change of tourists visitation had influenced air transportation utilization during 1997-2002 by the tourists in the research area. The number of tourists that come to the research area using Selaparang Airport is 21.67% and 78.33% using other transportation. This condition has make the distribution of air transportation become less than other or in the other words only 15.07% passengers in Selaparang airport are tourists and 84.93 are non-tourists passengers. Tourists distribution analysis had shown that most of them are concentrated in the tourism object nearby air transportation facilities. Furthermore, the distribution of tourists has given positive effects to the other sectors such as job vacancies, economic and local income. In this research, Lombok Barat has highest concentration of foreign tourists and Mataram city has highest concentration of domestic tourists. This condition reflects the inter-relation influence between tourism visitation and existence of Selaparang Airport
Kata Kunci : Kunjungan Wisata,Tujuan wisata,Lombok,Nusa Tenggara Barat,NTB