PENGARUH KINERJA ESG TERHADAP KINERJA FINANSIAL DAN NILAI PERUSAHAAN DI INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA
Aryo Sembodo, Prof. Drs. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., M.P.U., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Transformasi menuju sistem keuangan
berkelanjutan telah menjadi prioritas strategis di Indonesia, khususnya melalui
Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021–2025) yang dikeluarkan oleh OJK.
Meskipun dorongan regulasi semakin kuat, masih terdapat kesenjangan bukti
empiris mengenai sejauh mana kinerja ESG (Environmental, Social, and
Governance) benar-benar memengaruhi kinerja finansial dan nilai perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja ESG terhadap kinerja
finansial yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) serta terhadap nilai
perusahaan yang diukur dengan Tobin’s Q pada industri perbankan Indonesia.
Metode penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan data panel 35 bank yang tercatat dalam Katadata ESG Index
periode 2023–2024. Analisis dilakukan dengan model regresi panel Random Effect
yang dipilih berdasarkan hasil uji Hausman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG
tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun Tobin’s Q. Variabel kontrol
seperti DER dan SIZE juga tidak signifikan dalam model, sehingga
mengindikasikan bahwa profitabilitas dan valuasi pasar perbankan di Indonesia
masih lebih ditentukan oleh faktor tradisional lain dibanding faktor
keberlanjutan. Temuan ini kontras dengan sebagian literatur internasional yang
mendukung hubungan positif ESG dengan kinerja finansial dan nilai perusahaan,
tetapi selaras dengan studi yang menemukan bahwa di negara berkembang ESG kerap
dijalankan secara simbolik.
Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi kajian ESG di pasar negara berkembang dengan menekankan perlunya penguatan kualitas implementasi ESG agar tidak sekadar bersifat kepatuhan administratif.
The transformation towards sustainable finance
has become a strategic priority in Indonesia, particularly through the OJK’s
Sustainable Finance Roadmap Phase II (2021–2025). Despite stronger regulatory
pressure, there remains an empirical gap regarding the extent to which
Environmental, Social, and Governance (ESG) performance affects financial
performance and firm value. This study aims to examine the impact of ESG
performance on financial performance, proxied by Return on Assets (ROA), and
firm value, measured by Tobin’s Q, in the Indonesian banking industry.
The study employs a quantitative approach using
panel data from 35 banks listed in the Katadata ESG Index during 2023–2024.
Panel regression analysis with the Random Effect Model, selected based on the
Hausman test, was applied.
The findings reveal that ESG performance has no
significant effect on either ROA or Tobin’s Q. Control variables such as DER
and SIZE were also insignificant, suggesting that profitability and market
valuation in Indonesian banks are still driven more by traditional financial
factors rather than sustainability indicators. These results contrast with
parts of the international literature that report a positive ESG–performance
link but are consistent with studies in emerging markets highlighting ESG’s symbolic
rather than substantive implementation.
This study contributes empirical evidence from
a developing market context, underscoring the need to strengthen ESG
implementation quality beyond mere regulatory compliance.
Kata Kunci : ESG, kinerja finansial, nilai perusahaan, ROA, Tobin’s Q, perbankan Indonesia