Laporkan Masalah

PERAN STAKEHOLDER DALAM MENDUKUNG KELESTARIAN ANGGREK DI DESA PENYANGGA TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI

Muhammad Yusuf Darmawan, Ir. Denni Susanto, S.Hut., M.Sc., Ph.D.

2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati di lereng Merapi yang sempat rusak akibat letusan tahun 2010. Salah satu upaya pemulihan dilakukan melalui Forum Peduli Lingkungan Pecinta Alam Lereng Merapi (FPL PALEM) yang berfokus pada konservasi anggrek, termasuk Vanda tricolor yang kini semakin langka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang berperan sebagai stakeholder serta menganalisis bentuk peran dan hubungan kerja sama dalam pengelolaan konservasi anggrek di FPL PALEM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis jejaring sosial dilakukan menggunakan software NodeXL dan Kumu.io untuk menggambarkan pola hubungan antar-stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan konservasi bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan sektor swasta. FPL PALEM berperan sebagai penghubung utama kebijakan dan pelaksana lapangan, sedangkan masyarakat lokal berkontribusi dalam pengawasan dan pengelolaan berbasis pengetahuan lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tujuan dari koordinasi dan kolaborasi antaraktor menjadi kunci terciptanya konservasi anggrek yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di kawasan TNGM.

Mount Merapi National Park (TNGM) plays an important role in preserving biodiversity on the slopes of Merapi, which were damaged by the 2010 eruption. One of the restoration efforts is carried out through the Environmental Care and Nature Lovers Forum of the Merapi Slope (FPL PALEM), which focuses on orchid conservation, including the increasingly rare Vanda tricolor. This study aims to identify the parties acting as stakeholders and to analyze their roles and collaborative relationships in managing orchid conservation at FPL PALEM. The research employed a descriptive qualitative approach using triangulation techniques through observation, interviews, and literature studies. Social network analysis was conducted using NodeXL and Kumu.io software to visualize the interaction patterns among stakeholders. The results show that the success of conservation depends on the synergy between the government, local communities, and the private sector. FPL PALEM serves as the main liaison between policy and field implementation, while local communities contribute to monitoring and management based on local knowledge. The study concludes that coordination and collaboration among actors are key to achieving inclusive, adaptive, and sustainable orchid conservation within the TNGM area.

Kata Kunci : Stakeholders, kawasan konservasi, analisis jaringan sosial Stakeholders, kawasan konservasi, analisis jaringan sosial/Stakeholders, conservation areas, social network analysis Stakeholders, conservation areas, social network analysis

  1. D4-2025-481616-abstract.pdf  
  2. D4-2025-481616-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-481616-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-481616-title.pdf