Laporkan Masalah

Pengaruh Konsentrasi Infusa Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Sebagai Self-Disinfectant Pada Manipulasi Material Cetak Alginat Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Streptococcus mutans

Septyana Nida Faizah, Dr. drg. Friska Ani Rahman, MDSc. ; Prof. Dr. drg. Widowati Siswomihardjo, MS. ; Dr. drg. Dyah Anindya Widyasrini, MDSc

2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Bahan cetak alginat merupakan material yang sering digunakan dalam praktik kedokteran gigi tetapi hasil cetakan alginat dapat terkontaminasi mikroorganisme, seperti Streptococcus mutans yang dikenal sebagai penyebab utama karies gigi dan berpotensi menimbulkan infeksi silang. Daun sirih hijau (Piper betle L.) mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, tannin, saponin, fenol, serta minyak atsiri yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi infusa daun sirih hijau sebagai self-disinfectant pada manipulasi material cetak alginat terhadap daya hambat pertumbuhan S. mutans.

Penelitian ini menggunakan bahan alginat yang dilarutkan dengan infusa daun sirih hijau dengan konsentrasi infusa 0%, 25%, dan 50% kemudian dibentuk cakram. Setelah terbentuk cakram, sampel diuji menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar yang telah diinokulasi S. mutans ATCC 25923 kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Setelah diinkubasi dilakukan pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong. Analisis data menggunakan uji ANAVA satu jalur dan uji post hoc Games-Howell.

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 0% yaitu 0,00 ± 0,00 mm, 25% yaitu 1,8 ± 0,64, dan 50% yaitu 2,05 ± 0,61. Hasil uji ANAVA satu jalur menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (p < 0>post hoc Games-Howell menunjukkan perbedaan bermakna antara konsentrasi 0?ngan 25?n 0?ngan 50% tetapi tidak berbeda bermakna antara 25?n 50%. Kesimpulan penelitian ini adalah konsentrasi infusa daun sirih hijau sebagai self-disinfectant pada manipulasi material cetak alginat berpengaruh terhadap peningkatan daya hambat pertumbuhan S. mutans. Terdapat perbedaan bermakna antara konsentrasi 0?ngan 25% serta 0?ngan 50%, tetapi tidak terdapat perbedaan bermakna antara konsentrasi 25?ngan 50%.

Alginate impression material is commonly used in dental practice, but alginate impressions can be contaminated with microorganisms, such as Streptococcus mutans, which is known to be the main cause of dental caries and has the potential to cause cross-infection. Green betel leaves (Piper betle L.) contain various active compounds such as flavonoids, tannins, saponins, phenols, and essential oils that have antibacterial activity. This study aims to determine the effect of green betel leaf infusion concentration as a self-disinfectant in alginate impression material manipulation in the growth inhibition of S. mutans.

This study used alginate material dissolved with green betel leaf infusion at concentrations of 0%, 25%, and 50%, which was then formed into discs. After the discs were formed, the samples were tested using the disc diffusion method on Mueller-Hinton Agar inoculated with S. mutans ATCC 25923 and then incubated for 24 hours at 37°C. After incubation, the inhibition zone was measured using a caliper. Data analysis was performed using a one-way ANOVA and Games-Howell post-hoc test.

The results showed that the average inhibition zone at a concentration of 0% was 0.00 ± 0.00 mm, at 25% it was 1.8 ± 0.64, and at 50% was 2.05 ± 0.61. The one-way ANOVA test showed a significant difference between groups (p < 0>S. mutans. There were significant differences between the 0% and 25% concentrations and between the 0% and 50% concentrations, but there were no significant differences between the 25% and 50% concentrations.

Kata Kunci : Infusa daun sirih hijau, alginat, konsentrasi, disinfektan mandiri, Streptococcus mutans. / Green betel leaf infusion, alginate, concentration, self-disinfectant, Streptococcus mutans.

  1. S1-2026-498594-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498594-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498594-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498594-title.pdf