Identifikasi subsektor pertanian dan komoditas unggulan di Kabupaten Kotawaringin Barat 1998-2003
SUSILAWATI, Mila, Drs. Ari Sudarman, M.Ec
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi subsektor, komoditas unggulan, dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kotawaringin Barat. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan subsektor dan komoditas mana yang perlu dikembangkan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 1993 dan data nilai produksi tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Variabel yang diteliti adalah nilai produksi 5 subsektor dan 10 komoditas dominan di Kabupaten Kotawaringin Barat dalam kurun waktu 1998-2003. Dengan menggunakan analisis Location Quotient, Shift-Share, Model Rasio Pertumbuhan dan Analisis Overlay, ditemukan urutan optimasi prioritas subsektor dan komoditas unggulan sebagai berikut: untuk subsektor unggulannya adalah perkebunan, sedangkan komoditas unggulannya adalah: buah-buahan, lada, kelapa sawit, kayu olahan dan perikanan laut. Subsektor perkebunan merupakan subsektor yang secara umum memiliki pertumbuhan ekonomi dan prospek pengembangan yang lebih menonjol dibandingkan empat subsektor lainnya. Subsektor ini mengalami peningkatan nilai produksi yang paling tinggi sebagai akibat peningkatan pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten, serta mayoritas komoditasnya memiliki keunggulan kompetitif yang positif, sehingga memberi kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kotawaringin Barat
The objective of study was to identify sub-sector, leading commodities and contribution to the economic growth in the district of Kotawaringin Barat. In addition, this study was also to determine which the sub-sector and commodity were developed in the district of Kotawaringin Barat. Date used in this research is date Gross Regional Domestic Product at Contant Price of 1993 and date on production of food crop, plantation, lifestock, fishery and forestry. Examined variables were values of dominant 5-sector and 14 commodities production in the district of Kotawaringin Barat for 1998-2003. Using Location Quotient, Shift-Share analisysis, Growth Ratio Model and Overlay Analysis, priority optimization sequence of leading commodities and sub-sector were found as follows: leading sub-sector is plantation, where as for commodities are fruits, peppers, palm coconuts, processed woods and sea fishery. The plantation sub-sub sector was a subsector, which generally has more distinctive development prospect and economic growth than other sub-sector. This sub-sectors experienced highest increase ini production value as result of increase in economic growth in district level, and majority of commodities had positive-competitive leading, so that it gave higher contribution to the economic growth in the District of Kotawaringin Barat.
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Daerah,Subsektor Pertanian,Komoditas Unggulan