Laporkan Masalah

Pengaruh Nanospray Kombinasi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea), Biji Kecubung (Datura metel L.), dan Kitosan terhadap Re-epitelisasi Luka Gingiva Tikus Sprague Dawley

Astri Ivo Panjaitan, Prof. Dr. drg. Archadian Nuryanti, M.Kes.; Christia Aye Waindy Vega, S.Kp.G., MDSc.

2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Perkembangan teknologi di bidang kesehatan telah mendorong munculnya inovasi nanospray serta pemanfaatan bahan herbal sebagai peluang baru dalam terapi penyembuhan luka rongga mulut. Nanospray berbahan dasar kombinasi dari ekstrak bunga telang 25%, ekstrak biji biji kecubung 0,5%, dan kitosan 1% dinilai mampu memberikan efek regeneratif, antiinflamasi, dan antimikroba yang membantu proses re-epitelisasi pada penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nanospray kombinasi ekstrak bunga telang, biji kecubung, dan kitosan terhadap re-epitelisasi pada luka gingiva tikus Sprague Dawley

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kuasi dengan metode in vivo menggunakan 45 ekor tikus Sprague Dawley jantan usia 2,5-3 bulan dengan berat 250-300 gram, yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok perlakuan (nanospray ekstrak), kontrol positif (Aloclair spray), dan kontrol negatif (nanospray kitosan). Perlukaan dibuat menggunakan punch biopsy berdiameter 2,5 mm, kemudian masing-masing kelompok diberi aplikasi spray setiap hari 1x selama 14 hari. Pengamatan dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 7, dan 14. Jaringan gingiva diambil dan diproses menjadi preparat histologis dengan pengecatan Hematoxylin Eosin dan diamati menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 100x. Ketebalan epitel diukur pada tiga titik ketebalan secara tegak lurus dari stratum basal hingga korneum menggunakan software ImageJ. Data dianalisis menggunakan uji Two-way ANOVA dan Post-Hoc LSD pada tingkat signifikansi 95%. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanospray kombinasi esktrak bunga telang, biji kecubung, dan kitosan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan ketebalan epitel (p<0>spray memberikan efek signifikan terhadap proses re-epitelisasi, diikuti dengan adanya interaksi signifikan antara jenis spray dan waktu pengamatan. Ketebalan epitel tertinggi ditemukan pada kelompok Aloclair spray, diikuti nanospray ekstrak, dan terendah pada nanospray kitosan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nanospray kombinasi ekstrak bunga telang, biji kecubung, dan kitosan berpengaruh terhadap re-epitelisasi luka gingiva tikus Sprague Dawley. 

Advances in healthcare technology have driven the development of nanospray innovations and the use of herbal materials as new opportunities in oral wound healing therapy. A nanospray composed of 25% Clitoria ternatea flower extract, 0.5?tura metel seed extract, and 1% chitosan has been considered capable of providing regenerative, anti-inflammatory, and antimicrobial effects that support re-epithelialization during wound healing. This study was conducted to determine the effect of the combined nanospray formulation on the re-epithelialization of gingival wounds in Sprague Dawley rats.

A quasi-experimental in vivo design was applied using 45 Sprague Dawley rats aged 2,5-3 months with body weights of 250-300 g. The rats were divided into three groups: the treatment group (herbal–chitosan nanospray), the positive control group (Aloclair spray), and the negative control group (chitosan nanospray). Gingival wounds were created using a 2.5 mm punch biopsy, followed by once-daily spray application for 14 days. Observations were performed on days 1, 3, 5, 7, and 14. Gingival tissues were collected, processed into histological preparations stained with Hematoxylin–Eosin, and examined under a light microscope at 100× magnification. Epithelial thickness was measured at three perpendicular points from the basal to the corneal layer using ImageJ software. Data were analyzed using Two-way ANOVA followed by LSD Post-Hoc testing at a 95% significance level.

The results showed that the nanospray containing Clitoria ternatea, Datura metel, and chitosan significantly increased epithelial thickness (p<0>

Kata Kunci : nanospray, bunga telang, biji kecubung, re-epitelisasi, kitosan, luka gingiva

  1. S1-2025-493253-abstract.pdf  
  2. S1-2025-493253-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-493253-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-493253-title.pdf