Hubungan antara Periodontitis dengan Kanker Payudara (Studi Pendahuluan di Yogyakarta)
Olivia Angelique Agashi, dr. Dyah Listyarifah, M.Sc., D.Med.Sci; Christia Aye W. V., S. Kp. G., MDSc
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI
Periodontitis
merupakan kondisi kerusakan progresif jaringan periodontal akibat inflamasi
kronis dan multifaktorial yang berkaitan dengan akumulasi plak di rongga mulut.
Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit sistemik termasuk kanker, baik
secara langsung maupun tidak langsung. Inflamasi yang terjadi akibat
periodontitis dapat meningkatkan proliferasi sel kanker payudara. Selain itu,
periodontopatogen dapat menyebabkan peningkatan sitokin dan kemokin yang dapat
memicu metastasis kanker payudara. Kanker payudara merupakan keganasan dengan
insidensi tertinggi sebagai penyebab kematian akibat kanker, terutama pada
populasi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
periodontitis dengan kanker payudara di Yogyakarta.
Desain
penelitian ini adalah observasional dengan metode case-control yang
melibatkan 58 subjek, terdiri atas pasien kanker payudara di RSUP Dr. Sardjito
dan kontrol sehat. Status periodontitis diklasifikasikan berdasarkan kedalaman
poket periodontal yang diukur menggunakan probe WHO pada 6 gigi indeks.
Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Fisher’s exact untuk
menilai hubungan antara variabel.
Hasil uji statistik Fisher’s exact test antara status periodontitis dan kanker payudara didapatkan p-value sebesar 0,289 (p>0,05) dan perhitungan OR didapatkan hasil sebesar 0,82 (95% CI: 0,254 – 2,639) dan 7,36 (95% CI: 0,36 – 151,9). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara periodontitis dengan kanker payudara di Yogyakarta. Akan tetapi, penelitian ini belum dapat menggambarkan hubungan yang sebenarnya mengingat adanya keterbatasan jumlah sampel penelitian.
Periodontitis
is a condition characterized by progressive destruction of the periodontal
tissues due to chronic, multifactorial inflammation associated with plaque
accumulation in the oral cavity. This condition can lead to various systemic
diseases, including cancer, either directly or indirectly. Inflammation
resulting from periodontitis may enhance the proliferation of breast cancer
cells. In addition, periodontopathogens can induce an increase in cytokines and
chemokines that may trigger breast cancer metastasis. Breast cancer is a
malignancy with the highest incidence and is a leading cause of cancer-related
mortality, particularly among women. This study aimed to determine the
association between periodontitis and breast cancer in Yogyakarta.
The
design of this study was observational with a case–control method involving 58
subjects, consisting of breast cancer patients at Dr. Sardjito General Hospital
and healthy controls Periodontitis status was classified based on
periodontal pocket depth measured using a WHO probe on six index teeth.
Statistical analysis was performed using Fisher’s exact test to assess the
association between variables.
The
results of Fisher’s exact test between periodontitis status and breast cancer
showed a p-value of 0,289 (p>0,05). The calculated odds ratios (OR) were 0,82
(95% CI: 0,254–2,639) and 7,36 (95% CI: 0,36–151,9). These findings indicate
that there is no significant association between periodontitis and breast
cancer in Yogyakarta. However, the findings may not fully reflect the true
association due to the study’s limited sample size.
Kata Kunci : Periodontitis, kanker payudara, Yogyakarta, kedalaman pocket periodontal / Periodontitis, breast cancer, Yogyakarta, periodontal pocket depth