Tingkat bahaya erosi tanah di kecamatan Bulu kabupaten Temanggung Jawa Tengah
Kisworo Rahayu, Drs. Tukidal Yuniantp, M.Sc.
2005 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKecamatan Bulu merupakan daerah vulkan yang mempunyai topografi berombak, bergelombang, berbukit dan bergunung, dengan kemiringan lereng landai hingga sangat terjal. Permasalahan pokok Kecamatan Bulu adalah lahan kritis akibat erosi yang besar terutama pada lereng yang sangat terjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap besarnya laju erosi dan menghitung tingkat bahaya erosi pada berbagai satuan lahan di daerah penelitian. Model yang digunakan untuk menghitung laju erosi adalah Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) yang merupakan revisi dari Universal Soil Loss Equation (USLE). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan pertimbangan satuan tanah. Strata yang digunakan adalah satuan lahan yang dibuat berdasarkan tumpang susun peta bentuklahan, peta lereng dan peta penggunaan lahan. Data primer yang diambil meliputi data tanah, lereng, tanaman dan pengelolaan lahan. Data tersebut diperoleh dengan cara pengamatan, pengukuran lapangan dan analisis laboratorium. Data sekunder meliputi peta-peta tematik, foto udara dan data curah hujan harian. Analisis kuantitatif yang digunakan adalah regresi linear ganda dan korelasi linear Produk-Moment dari Pearson. Regresi linear ganda untuk mengetahui pengaruh antara indeks faktor-faktor erosi dengan besar erosi. Korelasi linear untuk mengetahui hubungan antara indeks faktor-faktor erosi dengan besar erosi. Analisis kualitatif digunakan untuk menjelaskan perbedaan hasil perhitungan besarnya erosi di setiap satuan lahan dan mengetahui sebaran tingkat bahaya erosi berdasarkan pada satuan lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Faktor yang paling berpengaruh terhadap besarnya erosi di daerah penelitian adalah faktor erosivitas hujan (2). Tingkat bahaya erosi di Kecamatan Bulu adalah berkisar antara sangat berat (2456,99 ha), berat (697,49 ha) dan sedang (1628,01 ha).
ABSTRACT Bulu subdistrict represents of volcanic area having topography undulating, rolling, hilly and mountainous, with the slope inclination range from flat to very steep. The fundamental problems of Bulu subdistrict are critical land effected by erosion, especially in very steepy slope The aim of the research areas to find out the most affected factor to the degree of erosion hazard and to calculate the degree of erosion hazard in every land unit in the study area. A model to predict annual soil loss is Revised of Soil Loss Equation (RUSLE) which is represents revised from Universal of Soil Loss Equation (USLE). The method survey is used in this research. Intake sample done by purposive sampling with the land consideration. Stratum used is a land unit which is considered to overlay by landform map, slope map, and landuse map. Primary data taken such as land, slope, crop, land conservation is obtained by perception, field measurement, and laboratory analyse. Secondary data such as thematic maps, air photograph and daily rainfall data are collected. Technique analyse such as quantitative analyse and qualitative analyse (descriptive). Quantitative analyse is used multiple linear regression and linear correlation of Product-Moment Pearson. Qualitative analyse explains the difference of result of calculation degree of erosion in each land units and to know the spread of erosion in research area based on each land units. The result of this research indicates that: (1). the most affected factor to the degree of erosion hazard in research area is rainfall erosivity (2). degree of erosion hazard in Bulu subdistrict at very high class (2456, 99 ha), at high class (697, 49 ha) and at moderately class (1628, 01 ha).
Kata Kunci : RUSLE, tingkat bahaya erosi, pengaruh faktor erosi,degree of erosion hazard, influence of erosion factor