Persaingan penggunaan lahan antara Palawija dengan Tembakau di Kabupaten Lombok Timur
WIRHAM, Dr. Soetatwo Hadiwigeno, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPotensi ekonomi untuk Kabupaten Lombok Timur dilihat dari struktur perekonomian berdasarkan PDRB tahun 2002, masih didominasi oleh sektor pertanian yang masih memberikan kontribusi sebesar 38,00% terhadap PDRB Kabupaten Lombok Timur (berdasarkan harga konstan 1993). Dilihat dari kondisi tersebut, maka pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, merupakan hal yang sangat starategis dilaksanakan di wilayah Kabupaten Lombok Timur, karena dengan perannya yang cukup besar selama ini akan dapat diandalkan sebagai lokomotif pembangunan untuk tercapainya akselerasi dalam pertumbuhan ekonomi. Cara penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data, wawancara terhadap petani, kompilasi data, analisis data menggunakan analisis Regresi Berganda dan membuat kesimpulan. Jumlah responden untuk usahatani tembakau sebanyak 85 responden dan usahatani kedelai sebanyak 48 responden yang dipilih secara Systematic Random Sampling. Lokasi penelitian dilaksanakan di 6 Desa (Suradadi, Santong, Semaya, Montong Ba’an, Rensing, Gunung Rajak) pada 3 Kecamatan (Kecamatan Terara, Sikur dan Sakra) di Kabupaten lombok Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap pengembangan usahatani tembakau yaitu faktor biaya produksi; pendapatan bersih; permodalan dan pasar. Faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap pengembangan usahatani kedelai yaitu faktor pendapatan bersih, kelatahan, permodalan dan pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dalam rangka pengembangan usahatani tembakau maupun kedelai di Kabupaten Lombok Timur, hal-hal yang dapat disarankan adalah meningkatkan kerjasama kemitraan yang sudah berjalan dan telah memberikan kontribusi pendapatan kepada petani tembakau, dan dalam rangka pengembangan usahatani kedelai dapat disarankan adalah pola pengembangannya mengikuti pola pengembangan usahatani tembakau yaitu kerjasama kemitraan dengan pihak swasta yang menjamin penyediaan modal, pemasaran serta pembinaan teknologi. x
Economic potential for East Lombok Regency seen from the economic structure based on Product Domestic Regional Bruto (PDRB) 2002 was still dominated by agricultural sector, giving contribution of 38,00% to the PDRB of East Lombok Regency (based on constrant price of 1993). Viewed from this condition, thus the development of agricultural sector in its wide meaning was a very strategic to implement in East Lmbok Regency because with the strong enough role carried out so far, it would be able to be eminent as the development locomotive to the achievement of acceleration in economic growth. Way of research use the descriptive method with the data collecting, interview to farmer, data compilation, analyse the data use the Double Analysis Regresi and make the conclusion. Sum up the responder for farm of tobacco as much 85 responder and farm of soybean as much 48 responder selected by Systematic Random Sampling. Research location executed in 6 village (Santong, Suradadi, Montong Ba’an, Semaya, Rensing and Gunung Rajak) at 3 distrik (Terara, Sikur and Sakra) in East Lombok Regency. Result of research indicate that the factors having an effect on positive to development of farm of tobacco that is production cost factor, net income, capital and market. Factors having an effect on positive to development of farm of soybean that is net income factor, talkative, capital and market. Pursuant to the research result, hence in order to development of farm of tobacco and also soybean in East Lombok Regency, things which can be suggested to improve the partner cooperation walk and have given the earnings contribution to tobacco farmer, and in order to development of farm of soybean which can be suggested is its development pattern follow the pattern of development of farm of tobacco that is partner cooperation unrightiously is private sector guaranting ready of capital, marketing, and also technological construction. xi
Kata Kunci : Potensi Ekonomi,Usahatani,Tembakau dan Palawija