Laporkan Masalah

Status gizi sapi induk pada musim hujan di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Adi Murdiati , Drh. Soedomo, M.Sc.; Dr. Soekanto L.; Drh. Gamblong Sudiono

1980 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah zat-zat makanan yang dikonsumsi induk sapi pada musim hujan sudah memenuhi kebutuhannya dan fluktuasinya selama musim hujan, Pengamatan dilakukan terhadap 30 ekor induk sapi Peranakan Ongole pada kondisi tidak bunting, bunting muda, bunting tua dan laktasi. Zat-zat makanan yang dikonsumsi diamati tiap bulan satu kali dan sebagai perbandingan digunakan rekomendasi NRC(1976). Pelaksanaan penelitian selama 5 bulan yaitu Maret sampai Juli 1978. Dengan menggunakan analisa varians rancangan acak lengkap terhadap konsumsi bahan kering, total protein, total digestible Nutrient dan kalsium ternyata tidak berbeda nyata untuk setiap bulannya, sedangkan konsumsi fosfor pada bulan April dan Juni lebih tinggi daripada bulan-bulan yang lain. Zat-zat mekanan yang dlkonsumsi induk sapi selama musim hujan untuk bahan kering, total protein dan kalsium rata-rata masing-masing sebesar 7,62 kg, 0,8 kg dan 79,9 gram. Jumlah ini sudah memenuhi Kebutuhan induk sapi untuk semua kondisi. Induk sapi yang sedang laktasi masih kekurangan energi dan fosfor, sedangkan induk yang bunting tua masih kekurangan fosfor, Jumlah TDN yang dikonsumsi rata-rata 3,94 persen dan fosfor 10,57 gram,

Kata Kunci : Gizi sapi induk; musim hujan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.