Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk evaluasi kemampuan lahan pariwisata pantai di kabupaten Purworejo Jawa Tengah
Happy Nona Yuliyana, Dr. Hartono, DESS; Drs. Nurul Khakhim, M.Si.
2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan untuk memberi bantuan dan alternatif untuk menambah penghasilan pendapatan daerah dan devisa negara terutama dalam era otonomi daerah, serta menambah kesejahteraan rakyat dalam kondisi krisis yang berkepanjangan dengan memanfaatkan sumberdaya alam pantai untuk pengembangan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan sebaiknya tidak memerlukan biaya yang sangat tinggi. Tujuan penelitian disini adalah (1) Melakukan uji ketelitian hasil interpretasi foto udara dari interpretasi karakteristik lahan yang diperlukan untuk evaluasi kemampuan lahan pariwisata terhadap hasil pengukuran di lapangan di daerah penelitian. (2) Menerapkan aplikasi data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Penyusunan kemampuan lahan pariwisata di didaerah penelitian Metode yang digunakan adalah penelitian penginderaan jauh yang digunakan dengan Sistem Informasi Geografis. Data yang digunakan adalah citra foto udara pankromatik hitam putih skala 1: 50000. Data yang diperoleh dari interpretasi foto udara adalah peta bentuklahan, peta penggunaan lahan,, peta rawan banjir.Selain itu data lain diperoleh dari data sekunder seperti peta tanah, peta kemiringan lereng, peta jaringan jalan, peta administrasi serta peta topografi. Sistem Informasi Geografi digunakan untuk mengolah data spasial melalui proses buffer, overlay dan klasifikasi serta menghasilkan output data. Pendekatan parametrik digunakan dalam evaluasi kemampuan lahan untuk pariwisatadengan memberikan skor terhadap parameter yang digunakan sesuai dengan nilai dukung pariwisata. Hasil menunjukkan bahwa citra foto pankromatik skala 1: 50000 dapat dimanfaatkan untuk memperoleh data bentuklahan, penggunaan lahan, rawan banjir dalam skala tertentu. Tingkat ketelitian adalah bentuklahan (80,95 %), penggunaan lahan (81,2%), bahaya banjir (87,6%), Sehingga tingkat ketelitian keseluruhan adalah 83,21%, dapat dikategorikan baik menurut kategori dari Short (1982). Hasil penelitian alan baik bila didukung oleh local knowledge yang baik disamping menguasai teknik interpretasi dan teknik pengolahan data. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk peta kemampuan lahan untuk pariwisata yang terbagi menjadi 5 klas kemampuan lahan. Dalam penelitian ini juga dinilai wilayah yang menjadi prioritas utama pengembangan pariwisatadaerah ini, penilaian berdasarkan pada kemampuan lahan, daya tarik obyek wisata aktual. Hasil penelitian menunjukkan lahan klas 1 pada pantai Jatimalang yang menjadi prioritas utama pengembangan pariwisata pantai di Kabupaten Purworejo.
This research was aimed to give aids and alternatives to add distric's incomes and state's foreign exchanges especially in the current district autonomous era, in addition to improve people's prosperity in the prolonged crisis condition by utilizing the natural resource of coasts for tourism developments. The research was suggested to use a low-cost method. Purposes of this research were (1) performing accuracy tests to interpretations of aerial photograph regarding to land characteristics needed to evaluate the ability of tourism lands, (2) applying data of remote sensing and Geographical Information System in composing the ability of tourism lands in the research area. The method used was remote sensing research applying the Geographical Information System. The data use were black and white panchromatic aerial photograph images with a scale of 1: 50000. The data collected from the aerial photograph interpretations included maps of landforms, land uses, and flood danger area. In addition, the supporting secondary data were maps of soils, hill slopes, road networks, administration and topography. The Geographical Information System was used to process spatial data through processes of buffering, overlaying and classification in order to result in output data. The parametric approach was used in evaluating land abilities for tourisms by giving scores to the used parameters according to tourisms supporting values. The results showed that the panchromatic photo image in a scale of 1: 50000 could be used to collect data of landforms, landuses, and flood danger area in given scale. The accuracy level was landform (80,95%), landuse (81,2%), flood danger area (87,6%). Therefore, the overall accuracy level was 83,21% and it could be categorized as good according to Short (1982). The research results would be good if supported by a good local knowledge in addition to the ability in interpretation ang processing techniques of data. The research results were presented in the form of map of land ability for tourisms and the map was grouped into 5 land ability classes. In this research, it was also assessed a region targeted to be the primary priority for tourism area developments. This assessment was based on land ability and attraction power of actual tourism objects. The research results showed that the first class land in the Jatimalang coast was recommended as the primary priority for developing coast tourisms in the Purworejo Regency.
Kata Kunci : Pariwisata pantai,Penginderaan jauh,sistem informasi geografi,evaluasi kemampaun lahan,Purworejo,Jawa Tengah