Laporkan Masalah

Peran Parentifikasi Emosi terhadap Gejala Depresi pada Dewasa Awal dengan Resiliensi sebagai Mediator

Bagas Paramajana, Sutarimah Ampuni

2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Dewasa awal merupakan usia yang rentan terhadap kemunculan gejala depresi. Kerentanan ini dipengaruhi oleh pengalaman perkembangan individu pada tahapan perkembangan sebelumnya. Pengalaman parentifikasi emosi merupakan salah satu faktor risiko kemunculan depresi pada usia dewasa awal dengan diperantarai oleh resiliensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan parentifikasi emosi terhadap gejala depresi pada dewasa awal dengan resiliensi sebagai mediator. Desain penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif non eksperimen cross sectional dengan metode survei secara daring. Instrumen pengukuran pada penelitian ini menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), Skala Parentifikasi Emosi, dan Connor-Davidson Resilience Scale-10 (CD-RISC 10). Terjaring partisipan dewasa muda berusia 19-40 tahun berjumlah 360 responden. Kemudian setelah menyaring partisipan, terpilih 347 data partisipan guna dilakukan analisis yang terdiri dari 258 perempuan dan 89 laki-laki. Analisis yang digunakan yaitu analisis mediasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan parentifikasi emosi berperan terhadap peningkatan resiliensi yang kemudian diikuti penurunan gejala depresi. Hal ini dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti dukungan sosial dan budaya. 

Early adulthood is a vulnerable age for outgrowth of depressive symptoms. This vulnerability is influenced by individual developmental experiences in previous developmental stages. The experience of emotional parentification is one of the risk factors for the emergence of depression in early adulthood mediated by resilience. This study aims to examine the role of emotional parentification on depressive symptoms in early adulthood with resilience as a mediator. This study design is a quantitative non-experimental research with cross-sectional study using online survey method. Instruments in this study are Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), Emotional Parentification Scale, and Connor-Davidson Resilience Scale-10 (CD-RISC 10). A total of 360 young adults aged 19-40 years were recruited. After screening, 347 participants were selected for analysis, consisting of 258 women and 89 men. The analysis used is a simple mediation analysis. The results of this study indicate that emotional parentification increasing resilience and then reducing depressive symptoms. This may be influenced by several factors, such as social support and cultural context.

Kata Kunci : dewasa awal, gejala depresi, mediasi, parentifikasi emosional, resiliensi

  1. S2-2025-498995-abstract.pdf  
  2. S2-2025-498995-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-498995-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-498995-title.pdf