Pengaruh Penambahan Nanohidroksiapatit dari Cangkang Telur Ayam pada Tingkat Kelarutan Bahan Kaping Pulpa Kalsium Hidroksida
Aira Rian Sabililla, Dr. drg. Tunjung Nugraheni, M.Kes., Sp.KG, Subsp.KE(K); Dr. drg. Wignyo Hadriyanto, MS., Sp.KG., Subsp.KE(K)., FICD
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI
Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)
merupakan bahan gold standar dalam perawatan kaping pulpa, namun bahan
ini masih memiliki beberapa kelemahan, yaitu dapat berpotensi menyebabkan
nekrosis superfisial pulpa, tingkat kelarutan yang tinggi, dan kemampuan adhesi
yang rendah. Nanohidroksiapatit (nHA) cangkang telur ayam memiliki kandungan
kalsium karbonat yang tinggi sehingga dapat dipertimbangkan menjadi salah satu
bahan yang ditambahkan dalam kalsium hidroksida untuk dapat menurunkan tingkat
kelarutannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan
nanohidroksiapatit dari cangkang telur ayam terhadap kelarutan bahan kaping
pulpa Ca(OH)2.
Sampel pada penelitian ini
berjumlah 30 spesimen kalsium hidroksida yang dibagi menjadi tiga kelompok,
yaitu dengan penambahan nHA konsentrasi 0%, 10%, dan 20%. Setiap kelompok terdiri dari 10 spesimen berbentuk
diskus dengan ukuran lebar 10 mm dan tinggi 2 mm. Masing-masing
spesimen diukur massa awalnya, kemudian direndam dalam saliva buatan pada suhu
37±1°C dan kelembapan 95% selama 24 jam
sebelum dilakukan pengukuran massa akhir. Tingkat kelarutan dihitung dari
selisih massa awal dan massa akhir spesimen. Data yang
dihasilkan normal tetapi tidak homogen sehingga analisis statistik dilakukan
dengan Welch ANOVA dan uji post-hoc Games-Howell.
Hasil pengujian ANOVA menunjukkan bahwa terdapat pengaruh
penambahan nHA cangkang telur ayam 10?n 20% pada tingkat kelarutan bahan
kaping pulpa Ca(OH)2 (p<0>post-hoc Games-Howell menunjukkan
bahwa perbandingan tingkat kelarutan antara kelompok
kontrol dengan kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan
sedangkan antara kelompok 10?n 20% menunjukkan hasil yang kurang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan nanohidroksiapatit
cangkang telur ayam memberikan pengaruh pada peningkatan kelarutan bahan kaping
pulpa kalsium hidroksida.
Calcium hydroxide (Ca(OH)2)
is the gold standard in pulp capping procedures. However, it still presents
several limitations, including the potential to induce superficial pulp necrosis,
high solubility, and insufficient adhesive properties. Nanohydroxyapatite (nHA)
derived from chicken eggshells, which are rich in calcium carbonate, can be
considered a potential additive to improve the solubility characteristics of
Ca(OH)2. This study aims to evaluate the effect of incorporating
nanohydroxyapatite derived from chicken eggshells on the solubility of Ca(OH)2
as a pulp capping material.
A total sample of 30 Ca(OH)2
specimens was prepared and divided into three groups, i.e. containing 0% nHA,
10% nHA, and 20% nHA. Each groups have 10 disc-shaped specimens with 10 mm
diameter and 2 mm height. The initial weight of each specimen was measured,
followed by immersion in artificial saliva at 37±1°C for 24 hours, after which the final weight was measured.
The solubility level of this material was determined by calculating the
differences between the initial and final specimens’ weights. Data distribution
was normal but not homogeneous. Therefore, statistical analysis was performed using
Welch ANOVA test and followed by the Games-Howell post-hoc test.
The Welch ANOVA test result indicated that the addition of nHA from chicken eggshells significantly affected the solubility of Ca(OH)2 as pulp capping material. The Games-Howell post-hoc test revealed a significant difference between the control group and both experimental groups, whereas no significant difference was found between the 10% and 20% nHA groups. The conclusion of this research states that the addition of nanohydroxyapatite derived from chicken eggshells increases the solubility of calcium hydroxide as a pulp capping material.
Kata Kunci : kalsium hidroksida, hidroksidapatit, cangkang telur, kelarutan, kaping pulpa/calcium hydroxide, hydroxyapatite, eggshells, solubility, pulp capping