resin-modified glass ionomer cement (RMGI) dan ehanced-resin modified glass ionomer cement (ERMGI) merupakan modifikasi dari glass ionomer cement (GIC) yang dapat melepaskan ion kalsium. Pelepasan ion dari bahan restorasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lama perendaman, media perendaman, dan komposisi material. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah pelepesan ion kalsium pada RMGI dan ERMGI setelah 14 hari, 21 hari, dan 28 hari perendaman dalam simulated body fluid (SBF).
Penelitian eksperimental ini dilakukan dengan menggunakan 48 spesimen berbentuk silinder dengan diameter 15 mm dan ketebalan 1 mm yang terdiri dari dua kelompok yaitu RMGI (I) dan ERMGI (II). Kelompok spesimen dibedakan kembali menjadi tiga subkelompok berdasarkan lama perendaman, yaitu 14 hari (A), 21 hari (B), dan 28 hari (C). Spesimen direndam dalam 10 mL SBF dan dilakukan pengukuran jumlah pelepasan ion kalsium menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil uji Normalitas Shapiro-Wilk dan homogenitas Levene’s menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen (p > 0,05) sehingga digunakan uji statistik parametrik Analisis Varian (Anava) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey’s Post Hoc dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil uji Anava Dua Jalur membuktikan jenis bahan restorasi berpengaruh terhadap pelepasan ion kalsium terdapat interaksi antara keduanya (p>0,05). Uji Tukey's post hoc fase awal perendaman hari ke-14 antara RMGIC dan ERMGIC, sedangkan pada perendamana hari ke-21 dan hari ke-28 tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Material ERMGIC memiliki rerata jumlah pelepasan ion kalsium lebih tinggi dibandingkan dengan RMGIC pada semua waktu uji dan jumlah rerata ion kalsium semakin meningkat pada lama perendaman yang semakin lama. a
Resin-modified glass ionomer cement (RMGIC) and enhanced resin-modified glass ionomer cement (ERMGIC) are the development of restoration material from glass ionomer cement (GIC), which have the capability to release calcium ions. The ion release from the restoration material influenced by various factors, such as immersion duration, media immersion, and material composition. This research aims to acknowledge the amount of calcium ion release in RMGI and ERMGI during the periods of 14, 21, and 28 days in simulated body fluid (SBF).
This experimental study was conducted using 48 cylindrical specimens with a diameter of 15 mm and a thickness of 1 mm, consisting of two groups, namely RMGI (I) and ERMGI (II). The specimen groups were further divided into three subgroups based on the duration of immersion, namely 14 days (A), 21 days (B), and 28 days (C). The specimens were immersed in 10 mL of SBF, and the amount of calcium ion release was measured using a UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 516 nm. Data analysis was performed using SPSS with a 95% confidence level (p=0.05). The results of the Shapiro-Wilk normality test and Levene's homogeneity test showed that the data were normally distributed and homogeneous (p > 0.05), so a two-way Analysis of Variance (ANOVA) parametric statistical test was used, followed by Tukey's Post Hoc test with a 95% confidence level.
Two-way Anova test demonstrated that both the type of restorative material and immersion time significantly affected calcium ion release interaction between the type of restorative material and immersion time (p>0,05). Tukey's post-hoc test of the initial immersion phase on day 14 between RMGIC and ERMGIC, while on immersion days 21 and 28 no significant differences were found. The mean calcium ion release of ERMGIC was higher than RMGIC at all time points and the calcium ion release progressively increased with prolonged immersion
Kata Kunci : Ion Kalsium, Lama Perendaman, Enhanced Resin Modified Glass Ionomer Cement, Resin Modified Glass Ionomer Cement, simulated body fluid