Pengaruh Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi terhadap Asimetri Mandibula (Kajian pada Radiograf Panoramik di RSGM UGM Prof. Soedomo)
Amira Dhia Kamila, Dr. drg. Rurie Ratna Shantiningsih, MDsc, Sp. RKG; Dr. drg. Rini Widyaningrum, M.Biotech, Sp. RKG
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI
Kebiasaan mengunyah satu sisi merupakan kebiasaan fungsional yang sering terjadi tanpa disadari dan dapat menimbulkan ketidakseimbangan kerja otot mastikasi. Ketidakseimbangan tersebut dapat menyebabkan perbedaan pertumbuhan struktur mandibula yang berujung pada asimetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan mengunyah satu sisi terhadap asimetri mandibula yang diukur menggunakan indeks Habets pada radiograf panoramik.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 145 radiograf panoramik dengan 93 pasien kelompok mengunyah satu sisi dan 52 pasien dengan kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di Instalasi Radiologi RSGM UGM Prof. Soedomo. Data kebiasaan mengunyah satu sisi dengan durasi minimal tiga bulan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan pengukuran asimetri mandibula ditentukan dengan metode Habets menggunakan pengukuran secara digital pada aplikasi EzDent-I. Uji normalitas data dilakukan dengan Kolmogorov-Smirnov dan hasilnya menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0>Mann–Whitney untuk mengetahui perbedaan antara kedua kelompok.
Hasil uji Mann Whitney U Test menunjukkan adanya perbedaan asimetri mandibula yang bermakna antara kelompok dengan kebiasaan mengunyah satu sisi dan kelompok tanpa kebiasaan mengunyah satu sisi (p < 0>
One-sided chewing is a functional habit that often occurs unconsciously and can cause imbalances in the masticatory muscles. This imbalance can lead to differences in mandibular structural growth, leading to asymmetry. This study aimed to determine the effect of one-sided chewing on mandibular asymmetry, as measured using the Habets index on panoramic radiographs.
This was an observational analytical study with a cross-sectional design. The sample consisted of 145 panoramic radiographs, with 93 patients in the one-sided chewing group and 52 patients in the control group who met the inclusion and exclusion criteria at the Radiology Department of Prof. Soedomo Gadjah Mada University Hospital. Data on one-sided chewing habits with a duration of at least three months were obtained through a questionnaire, while mandibular asymmetry was determined using the Habets method using digital measurements on the EzDent-I application. Data normality was tested using the Kolmogorov-Smirnov test, and the results showed that the data were not normally distributed (p < 0>
The Mann Whitney U test results showed a significant difference in mandibular asymmetry between the group with one-sided chewing habits and the group without one-sided chewing habits (p < 0>
Kata Kunci : Kebiasaan mengunyah satu sisi, asimetri mandibula, indeks Habets, radiograf panoramik