Pengaruh Konsentrasi Pupuk Jakaba Akar Bambu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) var. Hibrida dan Lokal pada Inseptisol Bumiayu, Wedarijaksa, Pati.
Aurora Syafa Kemala, Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc. ; Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D.
2025 | Skripsi | ILMU TANAH
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Konsentrasi Pupuk Jakaba Akar Bambu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Var. Hibrida Dan Var. Lokal Pada Inceptisol Desa Bumiayu, Wedarijaksa, Pati” bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair jakaba akar bambu terhadap pertumbuhan tanaman, mengetahui pengaruh pemberian pupuk terhadap ketersediaan hara N, P, K dalam tanah, serta varietas cabai keriting merah yang optimal untuk di tanam pada lahan Inseptisol, Desa Bumiayu. Penelitian ini merupakan percobaan yang dilakukan di aviary Pati, Jawa Tengah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pemberian pupuk jakaba akar bambu pada cabai merah var. hibrida Sios Tavi yaitu Kontrol (air ledeng), P1 (150 ml pupuk : 15 lt air), P2 (300 ml pupuk : 15 lt air), P3 (450 ml pupuk : 15 lt air), P4 (600 ml pupuk : 15 lt air), P5 (750 ml pupuk : 15 lt air). Faktor kedua adalah pemberian pupuk jakaba akar bambu pada cabai merah var. lokal Akar dengan dosis yang sama. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk jakaba akar bambu dengan perlakuan yang sama terhadap dua varietas yang berbeda menunjukkan hasil yang tidak terlalu signifikan terhadap ketersediaan hara N, P, K, berat segar tajuk, berat segar akar, berat segar tajuk, dan berat kering tajuk. Perlakuan P2 (300ML poc : 15l air) pada varietas lokal merupakan perlakuan yang memiliki pertumbuhan paling optimal dibandingkan perlakuan lainnya.
The research entitled “The Effect of Jakaba (Bamboo Root Based Biofertilizer) Dosage in the Growth of Red Chili (Capsicum annum L.) Hybrid and Local Varieties on Inceptisol in Bumiayu Village, Wedarijaksa, Pati” aims to determine the effect of applying Jakaba bamboo root liquid organic fertilizer on plant growth, to evaluate its influence on the availability of soil nutrients (N, P, and K), and to identify the optimal red curly chili variety suitable for cultivation on Inceptisol soil in Bumiayu Village. This study was conducted as an experimental research at the Aviary Station in Pati, Central Java, using a Completely Randomized Block Design (CRBD) with two treatment factors and three replications. The first factor was the application of Jakaba bamboo root fertilizer on the hybrid red chili variety Sios Tavi, consisting of six levels: Control (tap water), P1 (150 ml Jakaba fertilizer : 15 L water), P2 (300 ml Jakaba fertilizer : 15 L water), P3 (450 ml Jakaba fertilizer : 15 L water), P4 (600 ml Jakaba fertilizer : 15 L water), and P5 (750 ml Jakaba fertilizer : 15 L water). The second factor was the application of the same fertilizer dosages to the local red chili variety Akar. The results showed that the application of Jakaba bamboo root fertilizer with the same treatment levels on both varieties produced no significant differences in soil nutrient availability (N, P, K), shoot fresh weight, root fresh weight, and shoot dry weight. However, the P2 treatment (300 ml Jakaba fertilizer : 15 L water) applied to the local variety showed the most optimal growth compared to other treatments.
Kata Kunci : jakaba akar bambu, serapan tanaman cabai, cabai keriting merah, dosis optimal