Laporkan Masalah

Kritik Etika Feminis Terhadap 4B Movement

Titik Nurmalasari, Dr. Hastanti Widy Nugroho, S.S., M.Hum.; Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip dan kritik etika feminis terhadap 4B Movement. 4B Movement merupakan salah satu bentuk gerakan feminisme radikal kontemporer yang berkembang di Korea Selatan sebagai reaksi atas beragam ketimpangan struktural yang dihadapi perempuan dalam ranah sosial, ekonomi, dan budaya. Sebutan "4B" merujuk pada kata awalan bi (?) dalam bahasa korea yang bermakna "tidak" atau "penolakan". Gerakan ini berlandaskan empat prinsip utama, yakni penolakan untuk menjalin relasi romantasi dengan laki-laki, tidak menikah, tidak melakukan hubungan seksual dengan laki-laki, serta tidak memiliki anak. Rumusan masalah penelitian meliputi: (1) prinsip-prinsip etika feminis yang mendasari kemunculan 4B Movement, dan (2) kritik etika feminis terhadap strategi gerakan tersebut.

Kajian menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka. Data dikumpulkan dari buku, artikel, laporan penelitian, data statistik, dan dokumen lain yang relevan dengan 4B Movement dan teori etika feminis. Analisis dilakukan dengan analisis isi untuk menemukan prinsip dan kritik etika feminis menggunakan konsep relasionalitas, tanggung jawab, relativisme moral, etika kepedulian, dan interseksionalitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) 4B movement berlandaskan pada otonomi perempuan, penolakan terhadap sistem patriarki, redefinisi tanggung jawab untuk melindungi diri, solidaritas sesama perempuan, dan kesadaran interseksional terhadap ketidakadilan, (2) kritik etika feminis menyebutkan bahwa strategi menarik diri total berakibat dalam pengabaian solidaritas lintas kelas, dan menutup peluang pembangunan relasi sosial yang setara antara laki-laki dan perempuan. Etika feminis dalam hal ini mencoba menawarkan alternatif berupa upaya mereformasi relasi antargender agar lebih adil tanpa perlu menarik diri sepenuhnya dari kehidupan sosial.

This study aims to examine the principles and feminist ethical critiques of the 4B Movement. The 4B Movement is a form of contemporary radical feminist activism that has developed in South Korea as a response to various forms of structural inequality faced by women in social, economic, and cultural spheres. The term “4B” derives from the Korean prefix bi (?), which means “no” or “rejection.” The movement is based on four core principles: refusing to engage in romantic relationships with men, refusing marriage, refusing sexual relations with men, and refusing motherhood. The research questions addressed in this study are: (1) the feminist ethical principles underlying the emergence of the 4B Movement, and (2) feminist ethical critiques of the movement’s strategies.

This study employs a qualitative method using a literature review approach. Data were collected from books, academic articles, research reports, statistical data, and other documents relevant to the 4B Movement and feminist ethical theory. The analysis was conducted through content analysis to identify feminist ethical principles and critiques using the concepts of relationality, responsibility, moral relativism, ethics of care, and intersectionality.

The findings indicate that: (1) the 4B Movement is grounded in women’s autonomy, resistance to patriarchal systems, a redefinition of responsibility as self-protection, solidarity among women, and intersectional awareness of injustice; and (2) feminist ethical critiques argue that the strategy of total withdrawal risks neglecting cross-class solidarity and limits opportunities for building equitable social relations between men and women. In this context, feminist ethics seeks to offer an alternative by advocating the reform of gender relations toward greater justice without requiring complete withdrawal from social life.

Kata Kunci : Etika, Feminisme, 4B Movement, Korea Selatan

  1. S1-2025-478982-abstract.pdf  
  2. S1-2025-478982-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-478982-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-478982-title.pdf