Laporkan Masalah

Pemanfaatan Modal Sosial dan Leadership Dewan Adat Dayak (DAD) dalam Pelaksanaan Peacebuilding di Kbupaten Bengkayang

Pryanka Dheasari Putri Darmanto, Prof. Dr. Bambang Hudayana, M.A.

2025 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan modal sosial dan kapasitas leadership Dewan Adat Dayak (DAD) dalam pelaksanaan peacebuilding di Kabupaten Bengkayang. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dalam tahap penentuan informan, serta melalui studi dokumentasi dan wawancara mendalam dalam tahap pengumpulan datanya. Terdapat dua rumusan masalah yang diajukan dalam tulisan ini, yaitu bagaimana pemanfaatan modal sosial DAD dalam pelaksanaan peacebuilding di Kabupaten Bengkayang dan bagaimana kapasitas leadership DAD mendukung pemanfaatan modal sosial tersebut dalam menuntaskan isu struktural sebagai potensi konflik terkini. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa: Pertama, DAD mampu memanfaatkan modal sosial yang dimiliki, yang terlihat dari trust yang diperoleh DAD, dipatuhinya norms yang dimiliki DAD dan sejalan dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat Kabupaten Bengkayang, dan networks yang terbentuk dalam kerjasama antara DAD dengan pemerintah dan instansi. Kedua, kapasitas leadership berupa kepemimpinan transformasional yang dimiliki Ketua DAD Kabupaten Bengkayang berperan penting dalam penyelesaian masalah agraria sebagai potensi konflik terkini demi mempertahankan situasi damai dan mendorong perdamaian yang berkelanjutan.

This study aims to analyze how the Dayak Customary Council (DAD) utilizes social capital and leadership capacity in implementing peacebuilding in Bengkayang Regency. This qualitative study uses purposive sampling and snowball sampling techniques in determining informants, as well as through documentation studies and in-depth interviews in the data collection stage. There are two research questions proposed in this paper: how the DAD utilizes social capital in implementing peacebuilding in Bengkayang Regency and how the DAD's leadership capacity supports the utilization of social capital in resolving structural issues as potential current conflicts. In this study, it was found that: First, DAD is able to utilize its social capital, which is evident from the trust gained by DAD, compliance with DAD norms and in line with the values ????adopted by the Bengkayang Regency community, and networks formed in collaboration between DAD and the government and agencies. Second, the leadership capacity in the form of transformational leadership possessed by the Head of DAD Bengkayang Regency plays an important role in resolving agrarian issues as potential current conflicts in order to maintain a peaceful situation and promote sustainable peace.

Kata Kunci : Modal sosial, Leadership, Peacebuilding, Dewan Adat Dayak

  1. S2-2025-501320-abstract.pdf  
  2. S2-2025-501320-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-501320-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-501320-title.pdf