Evaluasi kesesuaian antara pengeluaran pembangunan dengan rencana strategis Kabupaten Kuantan SIngingi Provinsi Riau, 2000-2003
MISWADI, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini tentang evaluasi kesesuaian antara pengeluaran pembangunan dengan Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Tahun 2000-2003. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan atau fluktuasi besarnya anggaran pengeluaran pembangunan pada sektor-sektor yang termuat dalam APBD Kabupaten Kuantan Singingi dari tahun 2000 sampai dengan 2003 dan kesesuaiannya dengan Renstra, dan tujuan berikutnya untuk mengetahui kesesuaian antara pengeluaran pembangunan dengan Renstra daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan alat analisis deskriptif yaitu Comparative Budget Statement (CBS) baik secara horizontal maupun vertikal, dan Korelasi berdasarkan Rangking (Rank Correlation). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data runtun waktu (Time Series) berupa pengeluaran pembangunan pada APBD Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2000-2003, Rencana Strategis (Renstra) tahun 2000-2003, Pola Dasar Pembangunan Daerah (Poldas), dan Program Pembangunan Daerah (Propeda). Data tersebut diperoleh dari Bagian Keuangan Setda Kabupaten Kuantan Singingi dan Bappeda Kabupaten Kuantan Singingi. Selama periode penelitian menunjukkan hasil bahwa alokasi pengeluaran belanja pembangunan dengan menggunakan analisis Comparative Badget Statement (BSC) horizontal, pningkatan tertinggi terjadi tahun 2003 pada sektor perdagangan, pengembangan usaha daerah, keuangan daerah dan koperasi, secara absolut(Ab) sebesar Rp5,007 milyar, secara relatif (R1) 1,71 persen. Sektor pendidikan, kebudayaan nasional, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pemuda dan olahraga tertinggi pada tahun 2002 secara absolut (Ab) sebesar Rp7,112 milyar, secara relatif (R1) 38,20 persen. CBS vertikal, secara proporsional ada 3 sektor pembangunan terbesar mendapat alokasi anggaran yaitu sektor transportasi rata-rata sebesar 36,86 persen sektor aparatur pemerintah dan pengawasan 13,23 persen, dan sektor pendidikan, kebudayaan nasional, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pemuda dan olah raga sebesar 10,87persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alokasi pengeluaran pembangunan tahun 2000 sampai dengan 2003 sebanyak 11 (sebelas) sektor (52,4 persen telah sesuai dengan Renstra Kabupaten Kuantan Singingi, hal ini dapat dilihat dari adanya saling keterkaitan antara sektor-sektor pengeluaran pembangunan yang ada di APBD dengan program sektor yang ada pada Renstra
This research is about the evaluation of the appropriateness between local government expenditure for development purpose and the strategic planning of Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau during the period 2000-2003. The research is aimed to look into change and fluctuation of the local government budget for development sectors included in Local Budget of Expenditure and Revenue (APBD) from 2000 to 2003 and its appropriateness with Local Strategic Planning (Renstrada). Besides, the research is also purposed to acknowledge how the government expenditure for development purpose fits the strategic planning of Kabupaten Kuantan Singingi. Tools of analysis used in this research are horizontal and vertical Comparative Budget Statement (CBS) and Rank Correlation. The data used is time series data that consists of local government expenditure for development included in APBD of Kabupaten Kuantan Singingi during 2000-2003, Local Development Basic System (Poldas), and Local Development Program (Propeda). The data is obtained from Bagian Keuangan Kabupaten Kuantan Singingi and Bappeda Kabupaten Kuantan Singingi. The results of the research show that using horizontal comparative statement Local Trade, Business Development, and Local Financial and Cooperation sector has the highest increase in 2003, absolutely Rp5.007 billion or relatively 1.71 percent. Education, National Culture, Religion, Youth and Sport sector has the highest increase in 2002, absolutely Rp7.112 billion or relatively 38.20 percent. Using vertical CBS, three sectors proportionally share the highest budget allocation. They are Transportation, Government Apparatus and Control, and Religion, Youth and Sport sectors with average budget 36.86 percent, 13.23 percent, 10.87 percent respectively. The results of the research show that the allocation of development budget for 11 (eleven) sectors (52.4 percent) from 2000 to 2003 in Kabupaten Kuantan Singingi has followed the Local Strategic Planning. It is indicated by the interrelationship between sectors of development expenditure included in local budget of revenue and expenditure with sectors program in local strategic planning.
Kata Kunci : Anggaran Daerah,APBD,Renstra Daerah