Pengaruh tingkat pendidikan terhadap pertumbuhan PDRB Provinsi Jawa Tengah, 1975-2003
HARTANTO, Siswo, Drs. Ahmad Jamli, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanModal manusia merupakan sumber pertumbuhan yang penting dalam Teori Pertumbuhan Endogen. Pembangunan sumber daya manusia meningkatkan kemampuan manusia untuk memproduksi barang dan jasa. Pendidikan merupakan salah satu hal penting yang menentukan kualitas modal manusia (sumber daya manusia). Investasi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam bentuk guru dan fasilitas belajar sangat penting dilakukan untuk meningkatkan stok modal manusia. Atas dasar pemikiran tersebut penulis ingin meneliti tentang bagaimana pengaruh modal manusia terhadap pertumbuhan PDRB Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh rasio modal-tenaga kerja dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan PDRB dan menganalisis bagaimana pengaruh modal manusia dalam bentuk pendidikan terhadap pertumbuhan PDRB. Tujuan yang lain adalah untuk menganalisis bagaimana tingkat pembangunan sumber daya manusia dan pertumbuhan PDRB. Analisis dengan regresi linier berganda metode Ordinary Least Square digunakan untuk mengestimasi pengaruh dari variabel-variabel penjelas terhadap pertumbuhan PDRB. Tipologi daerah berdasarkan pertumbuhan PDRB per kapita dan pembangunan manusia digunakan untuk mengetahui bagaimana tingkat pembangunan sumber daya manusia dan pertumbuhan PDRB. Hasil estimasi dengan regresi menunjukkan bahwa : pertama, pertumbuhan rasio modal-tenaga kerja dan pertumbuhan tenaga kerja meningkatkan pertumbuhan PDRB secara signifikan. Kedua, peningkatan rasio guru-penduduk sebagai proksi dari modal manusia meningkatkan pertumbuhan PDRB secara signifikan. Ketiga, peningkatan rasio penduduk berpendidikan dasar menurunkan pertumbuhan PDRB walaupun tidak signifikan. Keempat, peningkatan rasio penduduk berpendidikan menengah meningkatkan pertumbuhan PDRB walaupun tidak signifikan. Analisis dengan menggunakan tipologi daerah, menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki kinerja yang bagus dalam pertumbuhan PDRB per kapita dan pembangunan manusia. Selama periode penelitian, Provinsi Jawa Tengah selalu termasuk dalam klasifikasi daerah dengan tingkat pertumbuhan PDRB per kapita tinggi dan tingkat pembangunan manusia tinggi. Berkaitan dengan hasil analisis di atas, maka disarankan agar pembangunan modal manusia lebih ditingkatkan di antaranya melalui peningkatan investasi dalam bidang pendidikan, terutama dalam bentuk guru dan sekolah. Selain itu juga agar mengupayakan penurunan rasio penduduk berpendidikan dasar dan meningkatkan rasio penduduk berpendidikan menengah dengan Program Wajib Belajar Sembilan Tahun. Penerapan pendekatan pembangunan yang seimbang antara pembangunan ekonomi dan pembangunan non ekonomi agar tetap dipertahankan.
Human capital is an important source of economic growth in Endogenous Growth Theory. Human resource development improves the ability of people to produce the goods and services. Education represents one of important matter determining quality of human capital. Investment in education, especially in the form of teacher and educational facilities, is important thing to be done to increase human capital stock. Based on this concept, the researcher wants to investigate about how human capital affects the GDRP growth of Provinsi Jawa Tengah. The purposes of the research are to analyze the effect of capital-labor ratio and labor on GDRP growth, and analyze the effect of human capital in the form of education on GDRP growth. Other purpose is to analyze the level of human resource development and GDRP growth. Analysis by Ordinary Least Square linear regression method is used to estimate the influence of independent variables on GRDP growth. Otherwise, regional typology based on GRDP per capita growth and human development is used to know level of GDRP growth and level of human development. The result of estimation by regression indicates that: first, growth of capital-labor ratio and growth of labor improve the GDRP significantly. Second, the increase in teacher-person ratio as proxy from human capital improves the GDRP growth significantly. Third, the increase in resident-primary school attainment ratio decreases GDRP growth although not significantly. Fourth, the increase in resident-secondary school attainment ratio decreases GDRP growth although not significantly. Analysis by regional typology indicates that Provinsi Jawa Tengah has good performance in GDRP per capita growth and human development. During the research period, Provinsi Jawa Tengah is always classified as region with the high GDRP per capita growth and high human development. Based on the result of analysis, researcher suggests the improvement of human capital development by increasing investment in education sector, especially in the form of teacher and school. Resident-primary school attainment ratio must be reduced and resident-secondary school attainment ratio must be increased by the Program of Wajib Belajar Sembilan Tahun. Balanced development approach always must be applicated.
Kata Kunci : PDRB,Pertumbuhan,Investasi Pendidikan, human capital, education level and GDRP growth.