Analisis pendapatan usahatani cabai pada bagian proyek pengembangan agribisnis cabai merah di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, 2004
ASTUTI, Liem, Dr. Soetatwo Hadiwigeno, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian tentang analisis pendapatan usahatani cabai pada Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman ini bertujuan untuk mengetahui dampak Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) terhadap pendapatan petani cabai penerima BLM, mengetahui keberlanjutan penerapan teknik budidaya pada petani penerima BLM seperti yang disarankan Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah, serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perubahan pendapatan usahatani cabai pada petani penerima BLM. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani responden dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait seperti Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman terutama pada Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah. Metode pengambilan sampel dengan sistem sampling acak proporsional menurut stratifikasi (proportionale stratified random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 30. Alat analisis yang digunakan adalah uji dua beda rata-rata dan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa, pertama, dengan adanya BLM menyebabkan terjadinya peningkatan pendapatan yang signifikan antara pendapatan petani sebelum dan sesudah adanya BLM, dengan nilai t hitung sebesar 6,887, standar deviasi sebesar 158.908,43 dan t tabel sebesar 2.756 pada derajat kepercayaan 95%, kedua, teknik budidaya yang disarankan kepada petani mengacu pada Panca Usaha Tani yang ditekankan pada pengendalian hama terpadu (PHT) dengan prinsip pengelolaan lingkungan sehat dan ketiga, faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pendapatan adalah peningkatan produktvitas tanaman dari tahun 2003 sebesar 612,29 kg/1000 m2 menjadi 727,49 kg/1000 m2 tahun 2004. Peningkatan produktivitas disebabkan karena adanya sekolah lapang dan demplot, ketersediaan dana dan pemantauan dan evaluasi yang dilaksanakan secara rutin.
The purpose of the analysis of income in Chili cultivation in Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah in Kecamatan Cangkringan, Sleman Region are to recognize the impacts of Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) on the income of Chili farmers who receive BLM. Besides that, the analysis is also purposed to recognize the continuation of the application of the cultivation technique on the farmers who receive BLM as suggested through the Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah, as well as to recognize factors that cause the change of income of Chili farmers who receives BLM. This research uses primary and secondary data. Primary data are collected by interviewing the respondent farmers, while secondary data are obtained from the related institutions such as Agriculture and Forestry Department, Sleman Region especially Bagian Proyek Pengembangan Agribisnis Cabai Merah. Proportional stratified random sampling method with 30 samples is used in this research. Tools of analysis used in this research are average differential test and descriptive analysis. The results of the research can be summarized as follows. First, BLM results in the increase of the farmers’ income (t-statistic 6,887, deviation standard 158.908,43 and t-table 2,756, level of confidence 95%). Second, the cultivation technique suggested to the farmers refers to Panca Usaha Tani especially on the part of integrated pest control that considers the principle of healthy environment. Third, factor that causes the increase of income is the increase of plant productivity from 612,29 kg/1000 m2 in 2003 becomes 727,49 kg/1000 m2 in 2004. The increase of productivity is the result of field training and demonstration plotting, funds availability, and routine control and evaluation.
Kata Kunci : Pendapatan Usahatani,Agrobisnis Cabai