Laporkan Masalah

Kesepian sebagai Mediator pada Peran Spiritualitas di Tempat Kerja terhadap Kesejahteraan Mental ASN dengan Flexible Working Arrangement: Harga Diri sebagai Moderator

Fatimah, Indrayanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog.

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Di tengah meningkatnya implementasi Flexible Working Arrangement (FWA) yang berpotensi meningkatkan risiko isolasi sosial, penelitian ini bertujuan menguji model kesejahteraan mental pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia dengan menginvestasikan peran sentral spiritualitas di tempat kerja. Secara spesifik, penelitian ini menguji model moderated mediation untuk mengetahui pengaruh spiritualitas terhadap kesejahteraan mental, peran mediasi kesepian, dan peran moderasi harga diri. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 245 ASN yang bekerja FWA, diperoleh melalui teknik non-probability network sampling. Pengukuran variabel menggunakan skala adaptasi Life Work Well-being, Workplace Spirituality Scale, UCLA Loneliness Scale, dan Rosenberg Self-Esteem Scale, yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa spiritualitas di tempat kerja memiliki pengaruh langsung yang positif dan sangat signifikan terhadap kesejahteraan mental (? = 0.569, p <0>(partial mediation) hubungan tersebut (efek tidak langsung ? = 0.092, p <0>Namun, hipotesis moderasi dan moderated mediation ditolak; harga diri terbukti secara signifikan tidak mengubah kekuatan efek mediasi kesepian. Implikasi dari temuan ini sangat signifikan untuk manajemen sektor publik dalam konteks kerja fleksibel yang rentan terhadap alienasi, membangun budaya kerja yang spiritual melalui pekerjaan yang bermakna dan rasa komunitas merupakan strategi penting untuk menjaga keterhubungan sosial dan kesehatan mental ASN. Secara teoritis, hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang suportif dapat menciptakan situasi yang kuat dengan manfaat universal dan mampu melampaui perbedaan karakteristik individual seperti harga diri.

Amidst the increasing implementation of Flexible Working Arrangements (FWA), which potentially heightens the risk of social isolation, this study aims to test a model of mental well-being among Indonesian Civil Servants (ASN) by investigating the central role of spirituality at the workplace. Specifically, this research examines a moderated mediation model to determine the influence of spirituality at the workplace on mental well-being, the mediating role of loneliness, and the moderating role of self-esteem. This quantitative study involved 245 civil servants working under FWA, recruited through a non-probability network sampling technique. Variable measurements were conducted using adapted scales of the Life Work Well-being, Workplace Spirituality Scale, UCLA Loneliness Scale, and Rosenberg Self-Esteem Scale, with data analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS 4. The analysis revealed that spirituality at the workplace has a significant and positive direct effect on mental well-being (? = 0.569, p <0 xss=removed>

Kata Kunci : aparatur sipil negara, flexible working arrangement, harga diri, kesejahteraan mental, kesepian, spiritualitas di tempat kerja

  1. S2-2025-526992-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526992-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526992-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526992-title.pdf