Laporkan Masalah

APAKAH KINERJA ESG BERPENGARUH TERHADAP RISIKO KEUANGAN DAN VOLATILITAS HARGA SAHAM: PERAN FINANCIAL SLACK SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI.

MUHAMMAD IRSYAD, Prof. Dr. Mamduh Mahmadah Hanafi, M.B.A.

2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN

Penelitian ini mengkaji pengaruh kinerja ESG terhadap risiko keuangan dan volatilitas harga saham. Dengan menggunakan data panel dari 2.216 perusahaan di kawasan Asia Pasifik dari tahun 2015 hingga 2024, penelitian ini menemukan bahwa kinerja ESG terbukti mengurangi risiko keuangan dan volatilitas harga saham. Secara internal, praktik ESG memperkuat efisiensi operasional, meningkatkan ketahanan keuangan, dan memitigasi potensi salah kelola dan risiko agensi. Secara eksternal, ESG berperan memberikan sinyal kualitas yang menambah kepercayaan investor dan mengurangi asimetri informasi, sehingga mengurangi ketidakpastian pasar. Namun, temuan menarik lainnya menunjukkan bahwa dampak negatif ini melemah ketika perusahaan memiliki Financial Slack yang tinggi. Ketersediaan sumber daya berlebih menciptakan peluang bagi perilaku oportunistik oleh para manajer, yang dapat mengurangi disiplin manajerial dengan mengalihkan dana ke proyek-proyek ESG yang simbolis atau berpotensi melakukan greenwashing, sehingga mengurangi efektivitas ESG dalam mitigasi risiko. Analisis tambahan mengungkapkan bahwa dampak ESG lebih substansial di negara-negara dengan kualitas regulasi yang tinggi dan di perusahaan-perusahaan dengan tingkat leverage rendah, menjadikan ESG sebagai mekanisme disiplin bukan alat untuk membangun citra. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi para pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan, memastikan bahwa praktik ESG dilaksanakan secara substantif dan terintegrasi dengan manajemen risiko, bukan sekadar simbolis, untuk memastikan bahwa inisiatif keberlanjutan memiliki dampak nyata dalam mengurangi risiko keuangan dan volatilitas pasar.

Kata Kunci: ESG, Risiko keuangan, Volatilitas Harga Saham, Financial Slack

This study examines the effect of ESG performance on financial risk and stock price volatility. Using panel data from 2,216 companies in the Asia Pacific region from 2015 to 2024, we find that ESG performance is proven to reduce financial Risk and stock price volatility. Internally, ESG practices strengthen operational efficiency, enhance financial resilience, and mitigate the potential for mismanagement and agency risk. Externally, ESG serves as a quality signal that boosts investor confidence and reduces information asymmetry, thereby reducing market uncertainty. However, another interesting finding suggests that these adverse effects are weakened when companies have high financial slack. The availability of excess resources creates opportunities for opportunistic behavior by managers, which can reduce managerial discipline by diverting funds to symbolic or potentially greenwashing ESG projects, thereby diminishing the effectiveness of ESG in risk mitigation. Additional analysis reveals that the impact of ESG is more substantial in countries with high regulatory quality and in companies with low leverage, making ESG a disciplinary mechanism rather than an image-building tool. These findings have important implications for stakeholders and policymakers, ensuring that ESG practices are implemented substantively and integrated with risk management, rather than merely symbolically, to ensure that sustainability initiatives have a real impact in reducing financial risk and market volatility.

Keywords: ESG, Financial Risk, Volatility of Stock Price, Financial Slack


Kata Kunci : Kata Kunci: ESG, Risiko keuangan, Volatilitas Harga Saham, Financial Slack

  1. S2-2025-530846-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530846-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530846-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530846-title.pdf