Potensi penerimaan retribusi pasar Sanggen dan Wosi di Kabupaten Manokwari, 2000-2003
SRAUN, Markus, Drs. Wahyu Widayat, M.Ec
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan atama adalah menghitung potensi retribusi pasar Sanggen dan Wosi di Kabupaten Manokwari dalam kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah, efisiensi dan efektivitas dari pemungutan retribusi pasar serta upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari dalam meningkatkan penerimaan retribusi pasar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.Data primer merupakan hasil kuesioner, observasi dan wawancara langsung dengan Dispenda maupun pedagang selaku obyek pemungut retribusi pasar. Data sekunder terdiri dari data PAD, retribusi daerah, retribusi pasar, potensi pasar, upah pungut serta Perda tentang retribusi pasar. Analisis yang digunakan adalah analisis potensi pasar, analisis efisiensi dan efektivitas serta analisis SWOT dengan pengelola dan para pedagang pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan potensi pasar tahun anggaran 2000-2003, lebih besar jika dibandingkan dengan penentuan target. Perhitungan untuk tahun 2000 adalah sebesar Rp411.360.000, tahun 2001 sebesar Rp432.600.000,- tahun 2002 sebesar 594.300.000,- dan tahun 2003 sebesar 681.300.000,-. Selanjutnya selama tahun anggaran 2002-2003 tingkat pertumbuhan rata-rata pertahun untuk retribusi daerah sebesar 33,33%, retribusi pasar sebesar 28,67%, dan kontribusi pasar terhadap PAD sebesar 56,68%. Tingkat efisiensi pemungutan retribusi pasar adalah tergolong tidak efisien yaitu sebesar 128,87%, dan tingkat efektivitas pemungutan retribusi pasar adalah tergolong sangat efekif yaitu sebesar 107,87%. Analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan penerimaan retribusi pasar adalah stable growth strategy (strategi pertumbuhan yang stabil), strategi yang digunakan dalam posisi ini adalah stategi WO kelemahan dan peluang) yaitu mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang yang ada.
This research was implemented with main purpose to count a retribution potency of Sanggen and Wosi market in Regency of Manokwari on its contribution to the District Original Income, efficiency and effectiveness of the market retribution collection and the effort done by the Local Government of Regency of Manokwari on increasing the market retribution acceptance. Data used in this research was secondary and primary data. The primary data was the result of questionnaire, observation and direct interview with Dispenda (District Income Official) or trader as collector of the market retribution. The secondary data was consisted of PAD (District Original Income) data, district retribution, market retribution. market potency, quote commission, and Perda (District Regulation) on the market retribution. The analysis used was the msrket potency analysis, efficient and effectiveness analysis and SWOT analysis through management and the market traders The result indicated that calculation of the market potency during budget year 2000-2003 was bigger in comparison with the target determination. The calculation for year 2000 was about Rp. 411.360.000, by 2001 about Rp. 432.600.000,- in 2002 about Rp. 594.300.000,- and by 2003 about 681.300.000,- Furthermore, during budget year 2002-2003 the mean of growth level per year for district retribution was about 33.33%, percent, market retribution about 28.67%, and market contribution to PAD was about 56.68 %. Efficiency level on the market retribution collection was including inefficient that is about 128.87% and effectiveness level of the market retribution collection was including effective that is about 107.87%. The SWOT analysis indicated that strategy which able to be used on improving the acceptance of market retribution was stable growth strategy, The strategy used in this position was the WO (Weakness and Opportunity) strategy to overcome the weakness with exploiting an available opportunity
Kata Kunci : Retribusi Pasar,PAD