Pengungkapan hal audit utama, kompleksitas perusahaan, audit report lag, dan peran reputasi auditor (studi empiris pada perusahaan nonkeuangan di Bursa Efek Indonesia)
Edla Fredlina Dwitami Hidayatika R, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atau hubungan luas pengungkapan Hal Audit Utama (HAU) dan kompleksitas perusahaan terhadap audit report lag, serta menguji peran reputasi auditor sebagai variabel moderasi dalam konteks penerapan Standar Audit (SA) 701 yang masih relatif baru di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri atas 1.458 observasi tahun–perusahaan dari perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas pengungkapan HAU berpengaruh atau memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap audit report lag, sehingga peningkatan jumlah HAU yang diungkapkan cenderung memperpendek audit report lag. Kompleksitas perusahaan terbukti berpengaruh atau memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap audit report lag, yang mengindikasikan bahwa tingkat kompleksitas yang lebih tinggi menyebabkan audit report lag menjadi lebih panjang. Reputasi auditor juga terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh atau hubungan luas pengungkapan HAU terhadap audit report lag dengan memperkuat efek HAU dalam memperpendek durasi audit. Selain itu, reputasi auditor memoderasi hubungan antara kompleksitas perusahaan dan audit report lag, sehingga auditor bereputasi mampu memperlemah pengaruh kompleksitas perusahaan yang memperpanjang audit report lag.
This study aims to examine the effect or association between the extent of Key Audit Matters (KAM) disclosure and firm complexity on audit report lag, as well as to assess the moderating role of auditor reputation within the context of the relatively recent implementation of Auditing Standard (SA) 701 in Indonesia. A quantitative approach was employed using secondary data and multiple linear regression analysis. The sample consisted of 1,458 firm-year observations from non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. The findings indicate that the extent of KAM disclosure is negatively and significantly associated with audit report lag, suggesting that an increase in the number of disclosed KAMs tends to shorten the audit completion time. Firm complexity is found to be positively and significantly associated with audit report lag, indicating that higher levels of complexity lead to longer audit durations. Auditor reputation is also shown to significantly moderate the relationship or the extent of KAM disclosure on audit report lag by strengthening the ability of KAMs to reduce audit completion time. In addition, auditor reputation moderates the relationship between firm complexity and audit report lag, demonstrating that reputable auditors are better able to mitigate the tendency of firm complexity to extend the audit report lag.
Kata Kunci : Audit report lag, Hal audit utama, Luas pengungkapan hal audit utama, Kompleksitas perusahaan, Reputasi auditor, ISA 701, SA 701.