SPILLOVER EFFECTS OF ECOTOURISM ON UBUD AREA IN THE PERSPECTIVE OF LAND-USE CHANGE
Dewi Rembulan, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik
Ekowisata telah diusulkan sebagai solusi untuk mengurangi dampak negatif pariwisata modern. Meskipun pariwisata modern memberikan banyak manfaat bagi berbagai pemangku kepentingan, ia juga menimbulkan tantangan terkait keberlanjutan lahan. Di Bali, peraturan lahan sangat dipengaruhi oleh pertimbangan agama, yang mencerminkan tanggung jawab manusia kepada Tuhan untuk melestarikan alam. Peraturan ini memberlakukan pembatasan penggunaan lahan, yang terkadang menyebabkan individu melakukan tindakan ilegal dalam mengejar keinginan mereka.
Ekowisata pada dasarnya adalah pariwisata yang memprioritaskan partisipasi masyarakat dan konservasi, baik alam maupun budaya, dan harus memberikan manfaat bagi pengelola dan pengunjung. Studi ini menggunakan metode spasial untuk meneliti perbedaan dampak ekowisata dan analisis skalogram untuk meneliti perkembangan pusat ekowisata dan daerah sekitarnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan lahan untuk perumahan. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah sebagai regulator dalam hal peraturan penggunaan lahan. Dampak lain dari ekowisata di daerah Ubud adalah pembangunan regional, di mana pembangunan daerah ini menyebabkan pembangunan yang tidak merata di setiap wilayah. Terdapat kesenjangan besar antara daerah dengan pembangunan tinggi dan rendah. Dari semua wilayah di Gianyar, wilayah yang paling dominan adalah wilayah dengan pembangunan yang rendah. Untuk mengurangi hal ini, penegakan hukum yang kuat harus dilakukan dan untuk menyeimbangkan pertumbuhan, akan lebih baik jika pemerintah membuat wilayah-wilayah lain ini juga mendukung wilayah pusat sehingga mereka juga menerima manfaat pembangunan.
Ecotourism has been proposed as a solution to mitigate the negative impacts of modern tourism. While modern tourism provides multiple benefits to various stakeholders, it also poses challenges related to land sustainability. In Bali, land regulations are deeply influenced by religious considerations, reflecting the human responsibility to God to preserve nature. These regulations impose restrictions on land use, which sometimes lead individuals to resort to illegal actions in pursuit of their desires.
Ecotourism is essentially tourism that prioritizes community participation and conservation, both natural and cultural, and should provide benefits to both managers and visitors. This study used spatial methods to examine the differences in the impacts of ecotourism and scalogram analysis to examine the development of the ecotourism center and its surrounding areas.
The results of this study show a significant increase in land use for housing. This is inseparable from the role of the government as a regulator in terms of land use regulations. Another impact of ecotourism in the Ubud area is regional development. where the development of this area causes uneven development in each region. There is a large gap between areas with high and low development. Of all areas in Gianyar, the dominant area is in areas with low development. To reduce this, strong law enforcement must be carried out and to equalize growth, it would be better if the government made these other regions also support the central region so that they also receive the benefits of development.
Kata Kunci : ecotourism, spillover, land use change, regional development