Laporkan Masalah

Uji Banding Efektivitas Obat Nyamuk Elektris Terhadap Culex quinquefasciatus di dalam Ruangan Gelap, Setengah Gelap Dan Terang

Seson, Dra. E. Sutarti, SU

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Iklim tropis di Indonesia memungkinkan nyamuk berkembangbiak dengan baik yang dapat berfungsi sebagai vektor penyebaran penyakit-penyakit parasit seperti malaria, demam berdarah, filariasis,dan lain-lain. Selain sebagai vektor penyebaran penyakit nyamuk juga mengganggu manusia karena gigitannya. Filariasis merupakan penyakit parasit yang menimbulkan masalah kesehatan dalam urutan kedua sesudah malaria dan angka prevalensi di Indonesia cukup tinggi yaitu sekitar 10%. Dengan demikian penyebaran penyakit ini harus dihambat dan salah satu caranya adalah memutuskan rantai penularan yang ada dengan penggunaan insektisida untuk membunuh stadia perkembangan nyamuk. Insektisida yang sering digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia dewasa ini adalah obat nyamuk elektris. Obat nyamuk elektris ini mengandung senyawa aktif d-alletrin yang dapat melumpuhkan dan membunuh nyamuk bila langsung kontak at au terkena uapnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas daya bunuh obat nyamuk elektris terhadap nyamuk culex quinquefasoiams di dalam ruangan gelap, setengah gelap dan terang, sehingga hasil penelitian diharapkan dapat memberi pengarahan pada masyarakat tentang cara yang efektif untuk membunuh nyamuk dalam kehidupan sehari-hari. Pengujian dibagi menjadi 4 kelompok, salah satunya sebagai kelompok kontrol tanpa menggunakan obat nyamuk dan tiga kelompok lainnya sebagai kelompok perlakuan yaitu di dalam ruangan gelap, setengah gelap dan terang. Data-data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan uji statistik Analisa Varian satu jalan untuk mengetahui perbedaan mortalitas nyamuk uji, dilanjutkan uji Tukey's test HSD. Hasil penelitian diperoleh persentase mortalitas nyamuk uji adalah sebagai berikut pada kelompok kontrol 4%, ruangan terang 77,33%, ruangan setengah gelap 88%, dan ruangan gelap 90,67%. Data ini setelah dianalisis dengan Analisa Varian satu jalan menunjukkan perbedaan yang sangat bermakna (P

Kata Kunci : Obat Nyamuk, Culex quinquefasciatus

  1. S1-FKU_1996-Seson-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1996-Seson-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1996-Seson-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1996-Seson-Title.pdf