Relevansi Diklat dengan pola pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Buru
SOULISA, Dahlan, Prof.Dr. Miftah Thoha
2005 | Tesis | Magister Administrasi PublikSalah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buru untuk membenahi sistem dan pengaturan organisasi dalam rangka kinerja organisasi adalah meningkatkan kemampuan aparatur melalui sistem pengembangan karier pegawai secara terpadu dan berlanjut dengan melaksanakan diklat kepemimpinan tingkat III sebagai sarana yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pegawai sesuai dengan tuntutan persyaratan pekerjaannya dan sekaligus sebagai syarat untuk memenuhi kebutuhan promosi dalam jabatan dan kepangkatan yang merupakan jenjang dari karier pegawai. Dalam kaitannya dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi diklat kepemimpinan tingkat III sebagai proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan pemampuan pegawai sebagai persyaratan bagi pegawai untuk menduduki jabatan eselon III dan pengembangan karier pegawai sebagai sistem pembinaan atau upaya untuk meningkatkan derajat dan kemampuan pegawai dengan memperhatikan keterkaitan dan keserasian antara jabatan, pangkat,pendidikan dan pelatihan struktural.Disamping itu mengkaji pola pengembangan karier pegawai dalam promosi jabatan eselon III harus dilakukan melalui diklat pim. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka digunakan metode penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan data dari wawancara dengan para alumni diklat pim III, para pejabat struktural yang membawahi alumni diklat serta beberapa pegawai yang berada dibawah koordinasi kerja alumni diklat, pengisian angket oleh sumber informan terpilih serta berbagai dokumen yang berkaitan dengan tujuan penelitian ini. Data tersebut dianalisis secara deskriptif (kualititatif) untuk mendapatkan kesimpulan sebagai hasil dari tujuan penelitan. Hasil analisis data dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Program diklat pim III memberikan kontribusi terhadap beberapa item penilaian kemampuan kepemimpinan, standar kompetensi jabatan, dan beberapa unsur penilaian DP-3 sebagai komponen instrument dalam jabatan dan kepangkatan (pola karier pegawai). Ada beberapa hal yang tercakup dalam komponen tersebut masih dianggap belum relevan dengan hasil Diklat pim III antara lain kemampuan alumni diklat dalam hal : penguasaan bidang tugas, bertindak tegas dengan tidak memihak, memberikan teladan yang baik, Memupuk dan mengembangkan kerjasama, mengetahui kemampuan bawahan, menggugah dan menggerakan bawahan, dan memperhatikan nasib bawahan, menerapkan sistem dan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan unit organisasi, menumbuhkembangkan motivasi pegawai untuk mengoptimalkan kinerja unit organisasinya, pelaksanaan pola kemitraan, kolaborasi dan pengembangan jaringan kerja, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas dan kemampuan komunikasi dalam bahasan Inggiris, setia, ketaatan, dan kejujuran. Dengan demikian, maka kesimpulan akhirnya bahwa diklat pim III dapat dijadikan sebagai syarat untuk promosi jabatan eselon III, asalkan lembaga pelaksana diklat pim III dapat memperbaiki dan menyempurnakan hal-hal yang dianggap belum relevan sebagaimana digambarkan diatas, Disamping itu diklat perlu menyempurnakan struktur kurikulum dan materi diklat pim III serta penyediaan widyaiswara yang memiliki kemampuan untuk dapat mengoptimalisasi sasaran tercapainya tuntutan kebutuhan kompetensi jabatan dan unsur kepemimpinan, serta perlu penetapan persyaratan dan seleksi Diklat kepemimpinan tingkat III bukan berdasarkan pangkat penata (III/c) tetapi harus lebih mempertimbangkan kemampuan potensial PNS, dan perbaikan sistem dan penyediaan materi seleksi yang mampu menjamin penjaringan kader diklat yang berpotensi dalam memenuhi kompetensi jabatan eselon III.Dalam memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum dan materi diklat pim III maka Pemerintah Kab,.Buru melakukan langkah dan upaya yang mengarah pada unsur kepemimpinan yang lebih terkonsentrasi kepada peningkatan kemampuan peserta diklat pim III di Kabupaten Buru.
One effort which taken by Local Government of Buru Regency to correct the system and organization arrangement for organizational performance was increasing the apparatus capability through employee career development system integrated and continuously by managing level III leadership diklat as an expected medium that can improve the knowledge and skill of the employee in accordance with promotion in position and rank that represent the employee career degree. This research was aimed to find out how the contribution of level III leadership diklat as learning and teaching management process to increase the employee capability as conditions to employee for occupying the echelon III position and the employee career development as building system or an effort to increase the degree and capability of the employee by considering the relevant and compatibility between position, rank, structural education and training. Beside that to investigate the employee career development pattern in promotion of echelon III position must be conducted through the pim diklat. Getting the aim of the research, hence used the research method which was carried out through data collection from interview with alumnus of pim III diklat, the structural functionaries that lead the diklat alumnus and some employee residing under work coordination of diklat alumnus, filling the questionnaire by key person and various document related to the aim of this research. The data analyzed descriptively (qualitative) to get conclusion as result from the aim of research The analysis result of this research concluded that pim III diklat program was giving contribution to some evaluation item of leadership capability, position competence standard, and some evaluation element of DP3 as instrument components at the position and rank (employee career pattern). There is some matter including in these component still consider did not relevant to the result of Diklat pim III that is the capability of diklat alumnus in the case of: mastering the task, firmly and unbiased in action, creating good model, fostering and developing cooperation, understanding subordinate capability, arousing and managing subordinate, considering subordinate fate, applying accountability system and principles on implementation of organization unit policy, growing and developing employee motivation to optimize its organization unit performance, implementation of partnership system, collaboration and work development, utilization of information technology on implementation of duty and having communication capability in English, solidarity, loyal, and honestly. Finally, the result may concluded that diklat pim III can be taken as requirement for position promotion of echelon III, as long as the organizer institution of diklat pim III can improve and complete the case that consider have not relevant as to above description. In addition, diklat need to complete the structure curriculum and diklat pim III material and supplying widyaiswara which has capability to optimize the target on achieving the demand for position competition and leadership element, and need for establishment of requirement and selection on Diklat of level III leadership which do not based on the arranger rank (III/c) but have to be more considering the potency of PNS, and improvement the system and supplying selection material that able to secure the screening of a potential diklat cadre to fulfill the competency of echelon III position. To improve and complete the curriculum and material of diklat pim III, the Government of Buru Regency have taken action and effort directing to the leadership element that more focused on increasing the participants capability of diklat pim III of the Buru Regency.
Kata Kunci : Kinerja Organisasi, Diklat Pengembangan Karier PNS