Estimasi Nilai Heritabilitas Bobot Badan dan Ukuran Tubuh Fase Grower pada F1 Persilangan Ayam Merawang dan Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)
Vincensia Mariette Puan Kinanti, Prof. Ir. Dyah Maharani, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Heritabilitas merupakan parameter genetik yang penting diketahui untuk mengukur angka pewarisan suatu sifat dalam suatu populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi nilai heritabilitas bobot badan dan ukuran tubuh fase grower pada F1 hasil persilangan antara ayam Merawang jantan dan Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) betina. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Semanu, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Materi penelitian berupa data bobot badan dan ukuran tubuh (lebar dada, lingkar dada, panjang shank, dan panjang sayap) ayam F1 hasil persilangan ayam Merawang jantan dengan ayam KUB betina pada umur 6, 8, dan 10 minggu. Data penelitian terdiri atas empat pola persilangan, yaitu F1-A (Merawang Sembawa × KUB Jatinom), F1-B (Merawang Bangka × KUB Jatinom), F1-C (Merawang Sembawa × KUB Bogor), dan F1-D (Merawang Bangka × KUB Bogor), masing-masing memiliki 40 data untuk analisis performa serta 80, 60, 40, dan 50 data untuk estimasi heritabilitas. Estimasi heritabilitas dilakukan dengan menggunakan analisis variansi dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Searah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola persilangan yang berbeda memiliki pengaruh nyata terhadap bobot badan dan ukuran tubuh (P<0>
Heritability is an important genetic parameter used to measure the degree of trait inheritance within a population. This study aims to estimate the heritability values of body weight and body size during the grower phase in F1 chickens resulting from crosses between Merawang males and Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) females. The research was conducted in Semanu, Gunung Kidul, Special Region of Yogyakarta. The research materials consisted of body weight and body size data (chest width, chest circumference, shank length, and wing length) of F1 chickens resulting from a cross between Merawang males and KUB females at 6, 8, and 10 weeks of age. The research data comprised four crossbreeding patterns: F1-A (Merawang Sembawa × KUB Jatinom), F1-B (Merawang Bangka × KUB Jatinom), F1-C (Merawang Sembawa × KUB Bogor), and F1-D (Merawang Bangka × KUB Bogor), each with 40 data points for performance analysis and 80, 60, 40, and 50 data points, respectively, for heritability estimation. Heritability was estimated using analysis of variance (ANOVA) under a Completely Randomized Design (CRD) with a one-way balanced design. The results of the analysis showed that different crossing patterns had a significant effect on body weight and body size (P<0>
Kata Kunci : Heritabilitas, Ayam Merawang, Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), Bobot Badan, Ukuran Tubuh