Pengaruh Latihan Pasrah Diri (LPD) Terhadap Simtom Depresi dan Simtom Kecemasan Pada Pasien Kanker Paru Stadium Lanjut
Ni Made Desy Indrayani, Dr. dr. Agus Siswanto, SpPD-KPsi; dr. Nur Rahmi Ananda, SpPD-KP
2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Penyakit Dalam
Pendahuluan:
Kanker Paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker dan saat ini dianggap sebagai ancaman global karena selain angka kematian yang tinggi juga menyebabkan beban pada individu dan keluarga. Beberapa penelitian melaporkan kanker paru dan stress psikologis saling memperberat kondisi. Prevalensi depresi pada kanker paru adalah 24-30?n kecemasan 16-23%. LPD adalah terapi non farmakologis yang menggabungkan latihan nafas dan dzikir yang dapat diharapkan menurunkan simtom depresi dan simtom kecemasan.
Tujuan:
Mengetahui pengaruh Latihan Pasrah Diri (LPD) terhadap simton depresi dan simtom kecemasan pada pasien kanker paru stadium lanjut.
Metode Penelitian:
Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dengan model kuasi eksperimental. Subyek penelitian adalah pasien kanker paru stadium lanjut yang datang ke RSUP Dr. Sardjito pada periode Januari hingga Mei 2025. Sebanyak 30 pasien kanker paru stadium lanjut memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi kemudian diberikan intervensi LPD selama 21 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon non parametrik untuk data berpasangan pre dan post intervensi.
Hasil Penelitian:
Penelitian ini melibatkan 30 pasien kanker paru stadium lanjut yang memiliki simtom depresi dan atau kecemasan. Sebanyak 22 orang mengalami mixed simtom depresi dan simtom kecemasan, 4 orang dengan simtom depresi saja dan 4 orang dengan simtom kecemasan saja. Setelah dilakukan intervensi LPD didapatkan penurunan secara signifikan skoring simtom depresi (p<0>
Kesimpulan:
Intervensi LPD memiliki pengaruh positif terhadap pasien kanker paru stadium lanjut yang memiliki simtom depresi dan pasien kanker paru stadium lanjut yang memiliki simtom kecemasan.
Introduction:
Lung cancer is the leading cause of cancer death and is currently considered a global threat due to its high mortality rate and the burden it places on individuals and families. Several studies have reported that lung cancer and psychological stress exacerbate each other's condition. The prevalence of depression in lung cancer is 24-30% and anxiety is 16-23%. LPD is a non-pharmacological therapy that combines breathing exercises and dhikr which can be expected to reduce depression symptoms and anxiety symptoms.
Objective:
To determine the effect of Latihan Pasrah Diri (LPD) in advanced stage lung cancer patients with depression symptoms and anxiety symptoms.
Methods:
This study was a prospective study with a quasi-experimental model. The subjects were patients with advanced lung cancer who visited Dr. Sardjito General Hospital between January and May 2025. A total of 30 patients with advanced lung cancer who met the inclusion and exclusion criteria were then given LPD intervention for 21 days. Data analysis was performed using the non-parametric Wilcoxon test for paired pre- and post-intervention data.
Results:
This study involved 30 patients with advanced lung cancer who had symptoms of depression and/or anxiety. Twenty-two of these patients experienced mixed symptoms of depression and anxiety, four with only depressive symptoms, and four with only anxiety symptoms. Following the LPD intervention, there was a significant decrease in depression symptom scores (p<0>
Conclusion:
LPD intervention has a positive effect on advanced lung cancer patients who have depressive symptoms and advanced lung cancer patients who have anxiety symptoms.
Kata Kunci : Kanker Paru Stadium Lanjut, Simtom Depresi, Simtom Kecemasan, LPD.